Sukardi M Noer; Sosok yang Bijak, Peduli serta Humoris
MAMUJU--Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Sulawesi Barat berduka.
Sukardi M Noer, salah satu tokoh masyarakat yang juga politisi senior Sulawesi Barat itu meninggal dunia pada awal pagi, Kamis (15/01). Informasi yang diperoleh, beliau menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Labuang Baji, Makassar lantaran tak kuasa melawan penyakit yang dideritanya.
Sebagai seorang yang malang melintang di berbagai peran vital di masyarakat Sulawesi Barat, Almarhum Sukardi M Noer dikenal punya karakter yang sangat kuat. Gubernur Suhardi Duka menuturkan, di masa hidupnya, Almarhum merupakan sosok yang punya kepedulian sosial yang sangat tinggi.
Suhardi Duka. (Foto/Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik)
"Beliau sahabat saya sejak masa mahasiswa di Makassar. Beliau orang yang paling peduli. Aktivitas sosialnya sangat tinggi," ungkap Suhardi Duka kepada WACANA.Info, Kamis (15/01) siang.
Sukardi M Noer merupakan politisi senior dari Partai Demokrat. Lewat 'bintang mercy', beliau sempat duduk di DPRD Provinsi Sulawesi Barat di periodesasi 2019-2024. Saat masih berstatus mahasiswa, namanya tercatat sebagai ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mamuju (HIPERMAJU) tahun 1989-1996.
"Beliau sahabat saya sejak saya mahasiswa di Makassar. Punya dedikasi yang tinggi pada kemajuan daerahnya. Kita kehilangan tokoh yang punya kepedulian tinggi pada Sulbar. Saya doakan husnul khatimah," pungkas Gubernur Suhardi Duka.
Sering Disapa 'Uwe' Papi'
Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi juga menyimpan kesediahan mendalam atas kepergian Sukardi M Noer. Ada sederet kenangan yang masih segar di ingatan Suraidah tentang kiprah almarhum dalam pergaulan sosialnya.
Suraidah Suhardi. (Foto/Istimew)
"Beliau merupakan senior yang malang melintang dalam dunia organisasi. Saya bersama beliau di Demokrat, beliau sudah seperti orang tua bagi kami anak-anak yang lebih muda. Almarhum juga punya dedikasi yang tinggi dalam membesarkan Partai Demokrat. Tentu kita sangat kehilangan," urai Suraidah yang dihubungi via Whats App.
Rasa kehilangan, tak sekadar di rasakan oleh Partai Dempokrat saja. Menurut Suraidah, sosok Sukardi M Noer adalah figur yang sangat ramah. Punya kepribadian yang bersahaja kepada siapa saja.
"Kita kehilangan sosok orang tua. Kalau saya biasa menyapa beliau 'Uwe' Papi'. Beliau itu setiap ada undangan, apakah itu acara partai, atau acara keluarga, pasti beliau menyempatkan diri untuk hadir. Hal-hal itu yang bisa saya jadikan pengingat bahwa kita kehilangan satu orang baik," pungkas Suraidah Suhardi.
Terima Kasih Bijaksana
Saat masih berstatus anggota DPRD Sulawesi Barat, Almarhum Sukardi M Noer dikenal punya kepribadian yang sangat bijak. Di berbagai kondisi a.k.a. dinamikan selama ber-DPRD, beliau selalu hadir sebagai sosok penengah.
Syamsul Samad. (Foto/Istimewa)
"Nyaris tak pernah saya mendengar beliau punya masalah di DPRD. Di tengah dinamika DPRD yang kadang tegang, kadang smooth, beliau selalu hadir sebagai penyejuk. Selalu jadi penengah untuk setiap persoalan," tutur Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Barat, Syamsul Samad.
Syamsul Samad ingat betul, betapa Almarhum Sukardi M Noer punya karakter yang sangat bijaksana. Kepada siapa saja, almarhum selalu tampil dengan kebaikan sikapnya. Tanpa membeda-bedakan.
"Beliau sangat bijaksana. Selalu hadir sebagai penyejuk, penengah dalam berbagai persoalan. Sangat pantas rasanya untuk kita semua berterima kasih pada dedikasi dan kebaikan hati beliau. Oh iya, beliau juga punya selera humor yang mencolok. Ada saja celetukan beliau yang mengundang tawa bagi siapa saja yang mendengarnya," pungkas Syamsul Samad.
Almarhum Sukardi M Noer rencananya di makamkan di kompleks pemakaman Islam Dadi, Makassar, Sulawesi Selatan sore ini.
Selamat Jalan Uwe' Sukardi... (*/Naf)









