Maksimalkan Sektor Pertanian, Sekprov: Sentuhannya jangan Biasa-Biasa Saja

MAMUJU– Pertanian adalah sektor penting dalam upaya peningkatan perekonomian dan berkontribusi besar dalam menyediakan pangan bagi masyarakat. Sekaligus jadi penyumbang bahan baku bagi industri makanan dan minuman.
Hal itu disampaikan Sekprov Sulbar, Muhammad Idris saat membuka Forum OPD penyusunan perencanaan pembangunan pertanian Tahun 2024 yang dipusatkan di d'Maleo Hotel Mamuju, Senin (6/03).
“Khususnya pada Sulbar yang memiliki potensi yang besar untuk pengembangan pertanian karena memiliki lahan yang luas dan subur, bahkan sebagian besar mata pencaharian masyarakat ada pada pertanian dan peternakan,” terang Muhammad Idris.
Kata Idris, sektor lahan pertanian harus produktif dan benar-benar masuk pada perencanaan continue untuk tahun 2024.
“Sektor pertanian ini adalah andalan kita, tapi sentuhanya jangan biasa-biasa saja. Kita harus punya capaian-capaian,” sambung dia.
Tentang berbagai tantangan pertumbuhan pembangunan pertanian yang kian beragam, sesuatu yang harus dijadikan sebagai spirit dalam upaya mengoptimalkan kinerja stakeholder terkait.
“Bagaimana kita mengelolah sektor strategis ini dengan basis ilmu pengetahuan, pertanian kita harus dibangun dengan basis digital,” simpul Muhammad Idris.
Kepala Dinas TPHP Sulbar, Muhtar menyebut, secara umum Sulbar berada pada peringkat ke dua produksi padi pada tahun 2022. Untuk itu, melalui Forum OPD Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan di tahun 2023 hingga 2024 kedepanya.
Ia optimis dalam pengembangan komoditi-komoditi seperti cabe, bawang merah khususnya pada sektor pertanian dapat memicu kurangnya inflasi di Sulbar. (ADV)