Habsi Gabung PDI P, Anwar Singgung Pilkada Mamuju 2020
MAMUJU--"Saya telah mempelajari AD-ART dan motto Perjuangan partai. dan saya sangat tertarik dengan itu. Untuk itu saya ingin jadi bagian dari PDI Perjuangan untuk berjuang,". Hal itu ditegaskan mantan Bupati Mamuju, Habsi Wahid usai menerima KTA (Kartu Tanda Anggota) di kantor DPD PDI Perjuangan Sulawesi Barat, Sabtu (08/10).
Habsi yang sempat menahkodai NasDem Sulawesi Barat itu mengaku, berlabuhnya ia ke 'mocong putih' adalah keputusan yang tepat. Paling tidak dari hasil perenungannya selama rehat dari dunia politik beberapa waktu terakhir.
"Sewaktu saya berenti jadi ketua DPW NasDem Sulawesi Barat, niat saya memang untuk berkiprah di masyarakat. Saya aktif pada kegiatan-kegiatan olahraga hingga dewan masjid," urai Habsi.
Saat masih jadi Ketua NasDem Sulawesi Barat, Habsi Wahid terbilang sukses mendongkrak perolehan suara partai besutan Surya Paloh itu di Sulawesi Barat. Raihan sembilan kursi di DPRD Mamuju, serta enam kursi di DPRD Sulawesi Barat jadi pembuktian pria yang belasan tahun menjabat Sekda Mamuju itu.
"Saya akan mentaati dan menghormati segala keputusan partai. Terlebih beberapa waktu lagi kita akan menghadapi pesta demokrasi. Hal ini tentu akan menjadi awal saya mengambil andil di dalamnya. Target kita membawa PDI Perjuangan ini meraih suara maksimal pada Pileg, Pilkada, hingga Pilpres," begitu kata Habsi Wahid.
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh Saat Melantik Pengurus DPW NasDem Sulbar di Bawah Kepemimpinan Habsi Wahid Maret 2018 yang Lalu. (Foto/Net)
PDI Perjuangan adalah partai yang terbuka untuk semua elemen. Terlebih jika melihat besarnya potensi dari figur yang siap untuk bergabung di PDI Perjuangan.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulawesi Barat, Charles Wiseman mengatakan, kualitas dan prestasi Habsi Wahid tak lagi mesti diragukan. Mulai dari karir yang cemerlang sebagai seorang birokrat, hingga memimpin pemerintahan di Kabupaten Mamuju selama satu periode adalah sesuatu yang tak boleh dianggap remeh.
"Secara khusus, DPP PDI Perjuangan telah merestui bergabungnya Pak Habsi Wahid dalam barisan PDI Perjuangan. Kita optimis dengan para kader, dan bukan hal mustahil yang kita target untuk meraup suara pada Pemilu 2024 mendatang," sumbang Charles Wiseman.
Gagal di Pilkada Mamuju, dan...
Bagi Partai NasDem, Habsi Wahid yang akhirnya memilih bergabung dengan PDI Perjuangan adalah hal yang lumrah. Ketua DPW NasDem Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh menilai, kegagalan Habsi Wahid mempertahankan jabatan Bupati di Pilkada Mamuju tahun 2020 silam jadi alasan utamanya.
"Selain itu dia juga gagal menggolkan Ratih Singgkarru untuk menggantikannya sebagai Ketua DPW NasDem Sulbar karena ditolak Ketua Umum Surya Paloh. Yang kemudian memutuskan menunjuk saya sebagai Ketua DPW," ungkap Anwar Adnan Saleh kepada WACANA.Info.
Ketua DPW NasDem Sulbar, Anwar Adnan Saleh. (Foto/Manaf Harmay)
Anwar pun dengan tegas membantah kabar yang menyebut Habsi ke PDI Perjuangan lantaran NasDem resmi mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2024 nanti. Dengan begitu optimis, Anwar pun meyakini mesin politik Partai NasDem tetap berjalan sebagaimana mestinya meski Habsi kini telah resmi berseragam PDI Perjuangan.
"Tidak ada hubungan sama sekali dengan pencapresan Anis Rasyid Baswedan. Lalu apakah akan berefek pada perjalanan NasDem dalam menghadapi Pileg dan Pilpres 2024 ?, juga tidak sama sekali. Insya Allah. Saat ini NasDem Sulbar fokus untuk kosolidasi total di enam kabupaten dalam menghadapi Pileg dan Pilpres tahun 2024 dengan target menang," simpul Anwar Adnan Saleh. (*/Naf)









