Pemerintahan

Dengan Dispoparekraf, Suraidah Dorong Maksimalisasi Gerakan Pramuka di Sulbar

Wacana.info
(Foto/Istimewa)

MAMUJU--Gerakan Pramuka punya tanggung jawab besar dalam menjawab tantangan menurunnya nilai-nilai kebangsaan. Terlebih di tengah fenomena sosial saat ini menunjukkan adanya gejala memudarnya semangat persatuan, kebersamaan, dan nilai-nilai perjuangan di kalangan generasi muda.

Hal itu disampaikan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi, dalam pertemuannya dengan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai Selasa (07/04).

"Mulai dari peningkatan literasi digital, kepemimpinan adaptif, serta dukungan penuh dari pemerintah provinsi untuk mencetak kader bangsa berkarakter," ujar Suraidah Suhardi.

Salah satu poin utama yang dibincang pada pertemuan tersebut adalah rencana pelaksanaan kemah bhakti ketahanan pangan. Oleh Suraidah, rencana kegiatan itu semula dijadwalkan pada September 2026. 

"Direncanakan dimajukan pelaksanaannya menjadi Mei 2026. Perubahan jadwal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kesiapan program dan sinergi lintas pihak," tutur Suraidah.

Pertemuan hari itu juga membahas proses penganggaran hibah Kwarda untuk tahun anggaran 2027. Prosesnya kini telah diajukan melalui proses evaluasi tim verifikasi dan telah mendapatkan rekomendasi dari kepala dinas, serta telah diajukan melalui sistem Srikandi kepada Sekda selaku Ketua TAPD dan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka pada awal April 2026.

Sementara itu, Kepala Dispoparekraf Sulawesi Barat, Bau Akram Dai menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi kegiatan kepemudaan.

"Tentu Dispoparekraf terus mendorong fasilitasi kegiatan kepemudaan tidak hanya sebatas kegiatan kepramukaan tapi kegiatan ke wirausahaan muda melalui Kwarda," jelas Bau Akram.

Ia mengungkap, dukungan tersebut termasuk kegiatan yang sifatnya event terkait kepariwisataan dan ekonomi kreatif bagi pengembangan kewirausahaan muda Sulawesi Barat.

Sementara terkait pembentukan Satuan Pramuka Kepariwisataan, Bau Akram mendukung penuh ide tersebut. Apalagi menurutnya, hal tersebut menjadi bagian upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Sulawesi Barat. (*/Naf)