Pemerintahan

Suhardi Duka: Jabat Tangan Jangan Sekedar Formalitas

Wacana.info
(Foto/Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik)

MAMUJU–Halalbihalal jadi satu rangkaian kegiatan pada pelaksanaan apel pagi pemerintah provinsi Sulawesi Barat, Senin (30/03). Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka memimpin agenda tersebut.

Bagi Gubernur Suhardi Duka, halalbihalal jadi momentum penting untuk menciptakan rasa saling pengertian antara pimpinan dan staf.

“Saya kira halalbihalal menjadi momentum untuk kita saling memahami antara pejabat dengan staf. Yang kedua, momentum untuk dekat,” beber Suhardi Duka di hadapan seluruh jajaran pejabat dan staf lingkup pemerintah provinsi Sulawesi Barat.

Ia menambahkan, tradisi saling berjabat tangan memiliki makna yang lebih dalam, buka sekadar formalitas, tetapi sebagai bentuk keterikatan emosional antarpegawai.

“Saling berjabatan tangan itu, keterpautan antara hati. Jadi kita menyampaikan secara lisan permohonan maaf dengan jabatan tangan itu, beda,” ungkap dia.

Menurut Gubernur Suhardi Duka, prosesi berjabat tangan yang dilakukan meski memakan waktu cukup panjang, merupakan bagian penting dalam membangun keharmonisan di lingkungan kerja.

“Olehnya itu kita lakukan hari ini, jabatan tangan semua walaupun panjang itu bagian daripada untuk mentautkan hati antara kita pimpinan dengan staf yang ada di Provinsi Sulbar,” pungkas Suhardi Duka. (*/Naf)