Sandeq Silumba 2025

Tahun Depan, Sandeq Silumba Libatkan Seluruh Pemkab

Wacana.info
Penyerahan Hadian ke Juara Umum Sandeq Silumba 2025. (Foto/Firdaus Paturusi)

MAMUJU--Seluruh pemerintah kabupaten bakal terlibat di event Sandeq Silumba tahun 2026. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menegaskan hal itu dalam sambutannya di seremoni penutupan Sandeq Silumba tahun 2025.

Sandeq Silumba tahun 2025 ini, kata Suhardi Duka, adalah panggung pertunjukan perjuangan, kekuatan serta keberanian para passandeq dalam mengarungi lautan dari Pantai Bahari, Polewali ke Pantai Manakarra, Mamuju. Wajah dari budaya maritim yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Barat.

"Tahun depan pelaksanaannya akan lebih baik lagi. Kita akan libatkan Pemda Polman, Majene dan Mamuju. Mamuju Tengah dan Mamasa serta Pasangkayu sebagai support. Sandeq ini akan kita jadikan ide tetap. Kita sudah merencang supaya sandeq masuk kalender nasional bahkan internasional," urai Gubernur Suhardi Duka di hadapan ribuan passandeq yang hadir pada seremoni penutupan Sandeq Silumna di ball room d'Maleo hotel Mamuju, Selasa (26/08) malam.

Gelaran Sandeq Silumba tahun 2025 dikomandoi langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat. Tanda keseriusan pemerintah Provinsi untuk salah satu event kebangaan masyarakat Sulawesi Barat itu.

"Tahun ini, saya sendiri yang pimpinan pelaksanaan Sandeq Silumba. Saya tunjuk Syamsul Samad sebagai jenderal lapangannya, saya memonitor, bahkan saya sendiri yang menyerahkan hadiah di salah satu etape," tutur Suhardi Duka.

"Sandeq Silumba tahun ini kita sudah ramu sebaik-baiknya seperti janji saya dan Pak Wakil Gubernur untuk event ini," pungkas Gubernur Suhardi Duka.

Sandeq Silumba; Happy Ending !

Awalnya, ada sekian banyak pihak yang meragukan kesuksesan pelaksanaan Sandeq Silumba tahun 2025. Hari ini, segala syak wasangka itu tak terbukti.

Menurut Syamsul Samad, suksesnya event itu tak lepas dari kolaborasi banyak pihak. Dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pihak swasta hingga para peserta.

"Hari ini suara pesimis itu bisa terjawab. Sandeq Silumba bisa berjalan lancar," beber Syamsul Samad, ketua dewan pengarah Sandeq Silumba tahun 2025.

(Foto/Firdaus Paturusi)

Melihat antusiasme peserta dan masyarakat pada pelaksanaan Sandeq Silumba tahun 2025, Syamsul optimis, event ini sangat layak untuk dibawa ke jenjang yang lebih tinggi. Ke event tingkat nasional bahkan ke jenjang internasional.

"Ini kita lakukan adalah karena target kita sandeq ini atau Sandeq Silumba ini kita go nasional, go internasional, untuk memperkenalkan kepada dunia jati diri orang Mandar, jati diri orang Sulbar, simbolnya ada pada sandeq. Keberaniannya, ketangkasannya, kejujurannya, keseimbangan dan kekompakannya dalam mengarungi lautan," urai Syamsul Samad.

Penutupan Sandeq Silumba malam itu sekaligus jadi panggung penyerahan hadiah kepada para peserta. Bagi sang juara pertama (Berkah Dua Putera) berhak untuk hadiah berupa uang tunai senilai Rp 27 Juta, runner up Rp 22 Juta (Sinar Pacific AM), sementara posisi ketiga (Bintang Maha Putera) berhak atas uang tunia senilai Rp 20 Juta.

Menariknya, seluruh peserta Sandeq Silumba tahun 2025 diberi hadiah. Bahkan untuk peserta yang duduk di posisi 31 hingga 55 mengantongi uang tunai senilai Rp 10 Juta. Total uang tunai yang dibagikan di malam penutupan Sandeq Silumba tahun 2025 itu menyentuh angka Rp 671 Juta.

"Malam hari ini passandeq pulang dengan kepala merdeka, hati yang tenang. Tidak ada lagi sangkut pautnya soal komitmen penyelenggara. Itu selesai semua. Ini yang disebut dengan happy ending," pungkas Syamsul Samad. (*/Naf)