Advertorial

Tekan Stunting dan Kemiskinan, Pejabat di Sulbar Wajib Turun Tangan

Wacana.info
(Foto/Istimewa)

MAMUJU–Menekan angka stunting serta inflasi sepertinya jadi agenda utama yang belakangan ini jadi fokus utama Pemprov Sulbar. Terbaru, Pemprov Sulbar kembali menggelar Rakor menindaklanjuti arahan gubernur terkait gerakan penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting.

Staf Ahli Gubernur Sulbar Muhammad Hamzih, memimpin jalannya Rakor tersebut. Ia didampingi Asisten II Pemprov Sulbar, Yakub F Solon, dan Sekretaris Bappeda Sulbar, Darwis Damir. Rarkor sendiri dipusatkan di Kantor Sementara Gubernur Sulbar, (Eks Rujab Wagub), Rabu (8/03).

Muhammad Hamzih mengatakan, setiap pejabat harus melakukan intervensi secara langsung terhadap keluarga sasaran.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, semua pejabat harus turun mengatasi masalah kemiskinan,” ujar Hamzih.

Rakor tersebut membahas terkait metode dan keluarga sasaran yang sudah ditetapkan di dua lokus, yakni Desa Sumare dan Kelurahan Rangas, Mamuju.

Terkait data keluarga sasaran, nantinya akan diberikan kepada setiap pejabat. Diketahui untuk lingkup Pemprov Sulbar, terdapat 168 pejabat eselon II dan III di lingkup Pemprov Sulbar. Ditambah 251 pejabat eselon III yang melekat di SMA dan SMK.

Gerakan ini juga mengajak bagi pejabat eselon IV yang ingin berkontribusi melakukan intervensi kemiskinan ekstrem dan Stunting di Sulbar. (ADV)