Kapolda Sulbar Sebut Pengungsi Gempa Mamasa Mencapai 15 Ribu Orang
MAMUJU--Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Baharuddin Djafar menyebut, jumlah warga Mamasa yang memilih mengungsi akibat rentetan gempa yang terjadi di wilayah itu mencapai 15 Ribu orang. Mereka kini bertahan di sejumlah tenda darurat.
Meski begitu, Kapolda juga mengungkap bahwa para pengungsi kini sudah ada yang kembali ke rumah masing-masing. Namun ketika gempa kembali terasa, masyarakat akan kembali ke pengungsian.
"Sekali lagi kami selalu tetap memantau melalui Kapolres. Dan Kapolres setiap saat memberikan laporannya," ujar Brigjen Pol Baharuddin Djafar dalam sebuah konferensi pers di aula Ditlantas Polda Sulawesi Barat, selasa (13/11).
Brigjen Pol Baharuddin Djafar menjelaskan, bantuan kepada para pengungsi juga terus mengalir. Baik dari pemerintah, swasta maupun dari masyarakat. Bahkan ada yang datang dari luar daerah.
"Dari Pinrang, Enrekang, TNI, swasta, bank ada semua. Mudah-mudahan nanti ini bergerak hati saudara-saudara kita yang lain untuk mau tetap membantu," beber Kapolda.
Selain membantu proses distribusi bantuan, Baharuddin Djafar juga menjelaskan, pihaknya pun tetap fokus pada tugas menjamin keamanan di wilayah Mamasa.
"Mengawasi kawasan rumah yang kosong, Bhabinkamtibmas bekerjasama dengan unsur-unsur yang ada di tingkat desa untuk mengamankan. Alhamdulillah tidak ada yang laporan serius mengenai rumah yang diganggu oleh orang-orang," pungkas Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Baharuddin Djafar. (Keto/B)









