Garbi, Ormas yang Menampung Loyalis Anis Matta
MAMUJU--Pasca pemberhentian beberapa pentolan PKS dari posisinya di struktur kepengerusan PKS, mereka yang tak lagi punya jabatan apa-apa di 'partai dakwah' itu kini punya wadah baru.
Gerakan Arah Baru Indonesua (Garbi) jadi tempat berlabuh beberapa nama yang oleh DPP PKS diberhentikan dari posisinya di struktur kepengurusan partai di daerah. Termasuk di Sulawesi Barat.
Mantan Sekretaris DPW PKS Sulawesi Barat, Hajrul Malik menjelaskan, Garbi merupakan kumpulan orang yang mengorganisir diri dan aktivitasnya yang setuju, sependapat dengan ide tentang arah baru Indonesia, dan berupaya memperjuangkan ide-ide melalui satu wadah yang namanya Garbi.
Ia pun tak menampik, Garbi ini jadi tempat berkumpulnya loyalis mantan Presiden PKS, Anis Matta yang kini pengaruhnya di tubuh partai 'dikebiri' sedikit demi sedikit.
"Iya, bisa dibilang begitu," kata Hajrul kepada WACANA.Info, Jumat (19/10) malam.
Masih kata Hajrul, Garbi digaungkan dari daerah yang sadar bahwa Indonesia sesungguhnya memiliki kemampuan, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia.
"Fakta sejarah bahwa Indonesia sebelum menjadi negara bangsa, seperti zaman Majapahit sudah pernah berjaya. Maka berdasarkan persepsi sejarah tersebut, dibutuhkan manusia yang tepat untuk mengantarkan pada cita-cita itu. Maka aktivis Garbi mengorganisir diri untuk menyusun arah baru Indonesia," urai politisi senior itu.
Di Sulawesi Barat sendiri, Garbi sudah dibunyikan di beberapa wilayah kabupaten yang ada. Untuk sementara, Ormas itu dinahkodai oleh Hajrul Malik sendiri.
"Sementara saya yang diamanahi teman-teman," cetusnya.
"Garbi di Sulbar sedang dideklarasikan di beberapa kabupaten. Setelah Polman, lanjut di Majene dengan desai deklarasi yang dikemas via talk show di salah satu cafe di Majene," Hajrul menambahkan.
Untuk deklarasi Garbi di provinsi Sulawesi Barat, Hajrul menyebut, pihaknya masih menunggu jadwal sosok sekaliber Fahri Hamzah untuk dihadirkan pada deklarasi Garbi di provinsi ke-33 ini.
"Rencana Sulbar dijadwalkan akan disi Fahri Hamzah setelah menuggu Beliau dari Cina," pungkas Hajrul Malik. (Naf/A)









