Berhasil Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Sulbar Diganjar Penghargaan
KENDARI--Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat jadi yang terbaik di kawasan Sulawesi dalam upaya penurunan angka pengangguran. Kemendagri di ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara menyerahkan pengahrgaan untuk pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka mengaku bersyukur untuk capaian tersebut. Ia menyebut, penghargaan itu sebagai buah dari kolaborasi berbagai pihak.
“Saya bersyukur, kami bisa mendapat anugerah juara satu untuk kawasan se-Provinsi di Sulawesi dalam rangka upaya penurunan angka pengangguran,” beber Suhardi Duka.
Menurutnya, persoalan pengangguran merupakan tantangan mendasar yang dihadapi setiap daerah dan pemerintah. Karena itu, penghargaan yang ia terima jadi bukti keberhasilan kerja sama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan dunia usaha dalam menciptakan lapangan kerja.
“Penghargaan ini adalah bukti kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang melakukan berbagai inovasi bersama enam kabupaten di Sulawesi Barat, serta dukungan para pelaku usaha dalam membuka lapangan kerja,” terang dia.
Suhardi Duka berharap, penghargaan tersebut menjadi pelecut semangat bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan Kinerja. Utamanya dalam menekan angka kemiskinan di daerah.
Angka kemiskinan di Sulawesi Barat saat ini berada di kisaran 3 Persen. Kata Suhardi Duka, angka tersebut telah berada di bawah angka kemiskinan nasional.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen melakukan berbagai upaya untuk menurunkannya lebih lanjut.
“Anugerah ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja. Walaupun angka kemiskinan Sulawesi Barat saat ini sudah berada di bawah angka nasional, kami tetap harus berupaya lebih keras untuk menurunkan angka kemiskinan,” urai Suhardi Duka.
Selain itu, sambung dia, pemerintah provinsi Sulawesi Barat juga berfokus pada perlindungan angkatan kerja agar masyarakat dapat bekerja secara berkelanjutan tanpa mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Sekaligus kami berupaya melindungi angkatan kerja agar dapat bekerja dengan baik dan tidak terputus, sehingga tidak terjadi PHK,” ucapnya.
Suhardi Duka menegaskan, langkah dan kebijakan untuk menjaga stabilitas ketenagakerjaan harus dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah provinsi dan enam pemerintah kabupaten di Sulawesi Barat.
“Saya kira ini adalah anugerah bagi rakyat Sulawesi Barat. Bukan untuk saya, tetapi untuk kita semua,” demikian Suhardi Duka.
Untuk informasi, Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 diinisiasi Kemendagri sebagai bentuk penghargaan dan insentif dana bagi kepala daerah yang sukses. Acara ini diselenggarakan secara regional, seperti untuk wilayah Sulawesi di Kendari pada 29 Mei 2026, serta untuk wilayah regional lainnya. (*/Naf)









