Pemerintahan

Inisiator Mandar Culture Festival Temui Gubernur

Wacana.info
(Foto/Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik)

MAMUJU--Founder Yayasan Badara, Nurfadilah yang juga inisiator event Mandar Culture Festival menemui Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Senin (27/04). Turut hadir pada agenda tersebut Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulawesi Barat Bau Akram Dai, bersama Kepala Bidang Industri, Investasi dan Pemasaran Pariwisata, Abdi Yansya Hijrah.

Apresiasi pun datang dari Gubernur Suhardi Duka. Ia menyampaikan dukungannya untuk pelaksanaan Mandar Culture Festival sebagai upaya konkret dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah. Ia berharap, event tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

"Saya berharap Mandar Culture Festival mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM, serta membuka peluang kerja dan usaha baru," harap Gubernur Suhardi Duka.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dispoparekraf Sulawesi Barat, Bau Akram Dai menjelaskan, Mandar Culture Festival adalah salah satu upaya strategis untuk mengangkat potensi budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Kata dia, festival itu tak hanya menjadi ajang pelestarian budaya Sulawesi Barat, tetapi juga menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda untuk berkreasi serta memperkuat identitas kedaerahan.

“Mandar Culture Festival merupakan upaya strategis mengangkat budaya daerah sekaligus mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif," beber Bau Akram.

Ia mendorong agar semua pihak yang terlibat dapat bersinergi sehingga kegiatan ini berjalan sukses, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulawesi Barat.

Sementara itu, Kabid Industri, Investasi dan Pemasaran Pariwisata, Abdi Yansya Hijrah menyampaikan rasa bangga atas dukungan yang diberikan oleh Gubernur Suhardi Duka. Ia menyebut pesan Gubenur harus menjadi motivasi untuk menyelenggarakan kegiatan secara optimal.

"Dukungan Bapak Gubernur sekaligus menjadi motivasi bagi kami agar penyelenggaraan event dimaksimalkan. Apalagi Mandar Culture Festival salah satu event yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026," sumbang Abdi.

"Tentu ini bukan hanya sebagai pengakuan atas kualitas dan potensi event daerah, namun sekaligus tantangan agar festival ini dapat terselenggara dengan baik dan berkelanjutan. Kita berharap event ini menjadi bagian yang akan mengangkat citra Sulawesi Barat sebagai daerah yang kaya akan budaya, kreatif, dan berdaya saing," kata dia.

Untuk informasi, Mandar Culture Festival direncanakan bakal berlangsung selama lima hari, 19-23 Mei 2026. Beberapa kegiatan telah disiapkan, mulai dari pertunjukan seni, atraksi budaya, pameran ekonomi kreatif dan UMKM, serta workshop kebudayaan spot foto dan instalasi budaya Mandar yang ikonik. (*/Naf)