Syamsul Samad ke KONI Polman: Matangkan Persiapan Menuju Porprov 2026
POLMAN--Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Polewali Mandar periode 2025-2029 resmi dikukuhkan, Minggu (15/02). Seremoni pelantikan pengurus KONI Polman dipimpin ketua KONI Sulawesi Barat, Syamsul Samad.
Dalam sambutannya, Syamsul mengapresiasi efisiensi kerja tim formatur KONI Polman.
"Ini capaian luar biasa. Pengurus mampu menyusun struktur jajaran yang mencakup 83 bidang dan cabang olahraga (Cabor) dalam waktu singkat," beber Syamsul pada agenda yang dipusatkan di ruang pola kantor Bupati Polman itu.
Kepengurusan KONI Polman sendiri dinahkodai Andi Mappangara, di posisi sekretaris ada Adi Mulya, serta Bendahara yang dijabat Masri Bahri. Posisi Wakil Ketua I, II, dan III diisi oleh Duhri, Dedi Irawan, serta Ihsan Saleh.
Menurut Syamsul Samad, estafet kepengurusan KONI Polman harus menitikberatkan pada pembinaan atlet usia dini sebagai fondasi prestasi masa depan. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya perawatan aset di Sport Center Polewali sebagai sarana penunjang utama.
"Apa yang sudah dibangun pengurus sebelumnya harus dilanjutkan. Fokus kita adalah mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang rencananya akan digelar Oktober mendatang," terang Syamsul.
Saymsul pun merekomendasikan Polman sebagai tuan rumah Porprov dengan mempertandingkan sekitar 18 Cabor potensial untuk PON.
Pelantikan pengurus KONI Polman hari itu disaksikan Bupati Polman, Samsul Mahmud bersama Wakil Bupati Polman, Andi Nursami Masdar.
Lima Poin Strategis Andi Mappangara
Di tempat yang sama, Ketua Umum KONI Polman, Andi Mappangara membeberkan lima agenda prioritas kepengurusannya. Kelima agenda prioritas yang dimaksud masing-masing;
1. Perencanaan program: penyusunan target jangka pendek dan menengah untuk setiap Cabor.
2. Validasi data: pendataan menyeluruh terhadap aset cabor, atlet berprestasi, dan wasit bersertifikat.
3. Pembinaan usia dini: penjaringan talenta muda untuk persiapan Porprov 2026.
4. Transparansi anggaran: mewujudkan pengelolaan keuangan yang akuntabel.
5. Rapat Kerja (Raker): Mengonsolidasikan seluruh Cabor dalam waktu dekat.
"Kami mengajak seluruh pengurus Cabor untuk berkolaborasi aktif. Langkah awal kita adalah menggelar Rapat Kerja untuk memastikan semua agenda ini berjalan sesuai rencana," demikian Andi Mappangara. (*/Naf)









