Tuntut Kesejahteraan, Ribuan Perawat Datangi DPRD
MAMUJU--Ribuan perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sulawesi Barat menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Sulawesi Barat, Kamis (16/03).
Para perawat yang datang dari seluruh kabupaten di Sulawesi Barat tersebut menuntut pemerintah agar lebih memperhatikan kesejahteraan para perawat.
Kordinator Aksi, Arman menegaskan, aksi unjuk rasa yang digelar merupakan buntut kekecewaan akan minimnya perhatian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para perawat.
"Bayangkan ada gaji kita ini sampai Rp. 300 Ribu per tiga bulan. Bahkan lebih mirisnya sampai saat ini ada yang belum dibayarkan gajinya," ungkap Arman.
Di aksi tersebut, massa juga mendesak adanya revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih memperhatikan masa depan para perawat.
"Perlu adanya revisi UU ASN yang tidak mencantumkan klausul penerimaan perawat kecuali tenaga bidan dan dokter," harap Arman.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Barat, Abdul Rahim berjanji bakal mengawal aspirasi para perawat. Selanjutnya, ia berkomitmen untuk membicarakan poin-poin tuntutan perawat tersebut dengan pemerintah provinsi Sulawesi Barat.
"Saya sebagai Ketua Komisi IV membidangi kesehatan akan mengawal aspirasi teman-teman sampai adanya solusi dari pemerintah," kata Rahim di hadapan ribuan massa pendemo.
"Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan lakukan koordinasi dengan Pemprov untuk membicarakan persoalan ini," pungkasnya.
Tak hanya itu, politisi Nasdem itu juga berkomitmen untuk tetap mengawal tuntutan para perawat Sulawesi Barat hingga ke tingkat pusat.
"Selain itu, saya juga akan mengawal aspirasi kalian sampai ke pusat agar adanya solusi untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi kepada para perawat," demikian komitmen Rahim. (Ftr/A)









