Lihat, Saat Bupati Majene Begitu Bersedih Kehilangan KH Nasruddin Rahim

Wacana.info
Bupati Majene, Fahmi Massiara. (Foto/Shalahuddin Fix)

MAJENE--Jenazah Almarhum KH. Nasruddin Rahim dikebumikan di Baruga, Majene, Senin (4/06). Kiai kharismatik itu kembali ke haribaan Ilahi, sehari sebelumnya di RSUD Polewali Polman.

Sejumlah 'orang penting' turut hadir pada prosesi pemakaman Almarhum. Mereka di antaranya Bupati Majene, Fahmi Massiara, Wakil Bupati Majene, Lukman, mantan Bupati Majene, Kalma Katta, Anggota DPRD Sulawesi Barat, serta sejumlah tamu penting lainnya.

Prosesi pemakamannya juga dipenuhi oleh para pelayat, utamanya dari lingkungan pesantren DDI Baruga Majene.

Kepergian KH. Nasruddin Rahim, pengasuh pondok pesantren DDI Baruga itu jelas meninggalkan kesediahn mendalam bagi semua orang. Fahmi Massiara pun tak kuasa menahan kesediahannya atas kepergian sosok yang dikenal humoris itu.

Fahmi bahkan tak mampu membendung tangis kesedihannya kala membawakan sambutan pada prosesi penyelenggaraan jenazah Almarhum.

KH. Nasruddin Rahim meninggal dunia karena mengidap penyakit penyempitan pembulu darah di otak.

Diberitakan sebelumnya, Kabarnya, Almarhum menjalani perawatan di RSUD Polman sejak beberapa hari lalu. Itu setelah Beliau mengeluh sakit sepulang membawakan ceramah di desa Maliaya, Kecamatan Malunda. Sebelumnya, KH. Nasruddin sempat membawakan ceramah di masjid  Al Ikhwan Galung Mamuju pada malam ke 9 Ramadhan yang lalu.

Agenda Almarhum pun dilanjutkan dengan berbuka puasa sekaligus mengisi ceramah di kabupaten Polman pada malam ke 12 Ramadhan. Serta di masjid Nurul Iman Rimuku Mamuju dengan agenda serupa pada malam ke 13 sebelum menuju kecamatan Malunda keeskokan harinya. (Naf/A)