Badan Kesbangpol Sulbar Refleksikan 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wagub
MAMUJU--Kepala Badan Kesbangpol Sulawesi Barat, Darwis Damir ikut merefleksi perjalanan setahun kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Almarhum Salim S Mengga. Kata dia, periode satu tahun menjadi fondasi penting dalam memperkuat arah pembangunan daerah.
“Satu tahun bukanlah waktu yang panjang dalam perjalanan membangun daerah. Namun satu tahun adalah fondasi penting untuk meletakkan arah, memperkuat sistem, dan membuktikan komitmen,” ujar Darwis, Jumat (20/02).
Menurut Darwis, satu tahun kepemimpinan Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab dan kepercayaan masyarakat. Ia menyebut, berbagai penilaian publik terhadap kinerja gubernur dan wakil gubernur menunjukkan respons yang positif.
Darwis juga mengutip pernyataan Gubernur Suhardi Duka yang menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah rakyat.
“Bahwa jabatan adalah kepercayaan rakyat. Setiap kebijakan yang diambil bertujuan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Darwis mengutip pernyataan gubernur.
Capaian dan Kemajuan
Darwis memaparkan sejumlah capaian selama satu tahun terakhir. Di antaranya penguatan layanan publik agar lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Selain itu, pembangunan infrastruktur strategis tetap berjalan meski di tengah keterbatasan anggaran.
Program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui padat karya dan penguatan UMKM juga terus didorong. Perbaikan akses pendidikan dan layanan kesehatan disebut mulai menunjukkan dampak yang dirasakan masyarakat.
Secara makro, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat tercatat membaik dan tumbuh 5,36 Persen. Angka kemiskinan juga berhasil ditekan sebesar 1,74 Persen dibandingkan tahun 2022, sehingga berada di angka 10,18 Persen.
(Foto/Badan Kesbangpol Sulbar)
Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 3,01 Persen. Meski demikian, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat menurun 1,16 Persen. Untuk capaian pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada pada angka 71,16 atau mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Semua capaian ini merupakan hasil kerja bersama dan pelaksanaan program yang telah disusun serta diarahkan oleh bapak gubernur selama satu tahun ini,” jelasnya.
Tantangan Tahun Kedua
Darwis tidak menampik sejumlah tantangan yang dihadapi pemerintah daerah. Di antaranya keterbatasan anggaran, dinamika ekonomi nasional dan global, serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Menurutnya, tantangan tersebut menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran untuk memperkuat strategi serta koordinasi di tahun kedua kepemimpinan.
“Kami menerima tantangan itu sebagai kewajiban untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Evaluasi dan Komitmen Perbaikan
Sebagai pembantu gubernur, Darwis menyebut satu tahun ini menjadi momentum evaluasi. Masukan dari organisasi masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, pelaku usaha, dan berbagai elemen lainnya menjadi bahan refleksi untuk meningkatkan kualitas kebijakan dan pelayanan publik.
Ia menegaskan komitmen untuk terus mendukung arah kepemimpinan gubernur dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.
Ke depan, fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif, serta kolaborasi lintas sektor.
“Refleksi satu tahun ini bukan sekadar laporan capaian, tetapi pengingat bahwa perjalanan masih panjang. Dengan semangat kebersamaan dan visi yang sama, pembangunan daerah akan terus dilanjutkan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” pungkas Darwis. (*/Naf)









