Pemerintahan

Lantik 13 Pejabat RSUD Sulbar, Gubernur Minta Hasil Positif dalam Satu Tahun

Wacana.info
(Foto/Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik)

MAMUJU--Jajaran manajemen UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat kembali dirombak. Usai mengganti direktur, Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka kembali melantik sebanyak 13 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (06/01).

Pelantikan tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah perbaikan menyeluruh terhadap pengelolaan RSUD yang dinilainya masih menghadapi berbagai persoalan.

“Rumah sakit ini lagi tidak baik-baik saja. Karena itu, saya bersama Pak Wakil Gubernur mengganti direktur, kemudian melakukan restrukturisasi dan pembenahan total. Kerja yang lama tinggalkan, kultur yang lama buang, ciptakan kultur yang baru,” beber Suhardi Duka.

Kata dia, seluruh pejabat yang dilantik merupakan usulan dari direktur rumah sakit, tanpa adanya intervensi dari pimpinan daerah, dengan tujuan membentuk satu tim yang solid dan mampu bekerja secara profesional.

“Saya tidak kenal anda. Mungkin pak Wagub juga tidak kenal anda. Ini dilakukan agar tidak ada intervensi dan supaya satu tim bisa bekerja dengan baik melakukan perubahan,” sambungnya.

Gubernur Suhardi Duka menegaskan pentingnya menciptakan suasana kerja yang jujur, efisien, dan berorientasi pada peningkatan layanan. Kata dia, rumah sakit regional memiliki potensi besar untuk berkembang dan tidak seharusnya merugi jika dikelola dengan baik.

“Rumah sakit regional itu pasti untung. Pasiennya banyak. Tapi kami tidak menjadikan rumah sakit sebagai sumber PAD. Keuntungan itu harus kembali untuk peningkatan layanan,” jelas Suhardi Duka.

Kepada mereka yang dilantik, Gubernur Suhardi Duka menetapkan kontrak kinerja selama satu tahun. Jika dalam satu tahun tak terjadi perubahan signifikan, maka akan dilakukan evaluasi menyeluruh.

“Kontrak kita satu tahun. Kalau tidak berubah, kita ganti direktur dan kita ganti semuanya. Kita ingin rumah sakit ini naik kelas, minimal kelas B, bahkan kalau perlu kelas A,” demikian Suhardi Duka,

Adapun 13 pejabat yang dilantik pada kesempatan tersebut yakni:

- Soleman Manggeng, Kepala Bagian Tata Usaha UPTD RSUD Provinsi Sulbar
- Ika Susanti Sahida, Kepala Bidang Pelayanan UPTD RSUD Provinsi Sulbar
- Firman Ghazali, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan UPTD RSUD Provinsi Sulbar
- Kaharudin, Kepala Sub Bidang Penunjang Non Medik UPTD RSUD Sulbar
- Nirwana, Kepala Sub Bagian Umum, Rumah Tangga dan Aset UPTD RSUD Sulbar
- Herawati Hamzah, Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Pengembangan SDM UPTD RSUD Provinsi Sulbar
- Mulyana, Kepala Sub Bidang Program dan Pelaporan UPTD RSUD Provinsi Sulbar
- Haisah, Kepala Sub Bidang Pengembangan Data dan Informasi UPTD RSUD Provinsi Sulbar
- Jayasni Salim, Kepala Sub Bidang Penunjang Medik UPTD RSUD Provinsi Sulbar
- Hermawati, Kepala Sub Bidang Keperawatan UPTD RSUD Provinsi Sulbar
- Hasnah Ramli, Kepala Sub Bidang Pelayanan Medik UPTD RSUD Provinsi Sulbar
- Rasmia A.R, Kepala Sub Bagian Keuangan UPTD RSUD Sulbar
- Bahtiar, Kepala Bidang Penunjang UPTD RSUD Provinsi Sulbar

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Salim S Mengga, Sekretaris Daerah Provinsi Junda Maulana, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Barat, Herdin Ismail. (*/Naf)