Advertorial

Getol Beri Edukasi ke Masyarakat, Satgaswil Sulbar Densus 88 AT Diganjar Penghargaan

Wacana.info
(Foto/Istimewa)

PASANGKAYU--Puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat Ke-80 Tahun 2026 terasa spesial bagi Satgaswil Sulawesi Barat Densus 88 AT Polri. 

Momentum tersebut sekaligus jadi satu penegasan pengakuan dari pemerintah Provinsi Sulawesi Barat atas upaya pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) yang telah dilakukan oleh Satgaswil Sulawesi Barat Densus 88 AT Polri selama ini.

Hal itu dibuktikan dengan penyerahan penghargaan kepada Satgaswil Sulawesi Barat yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana kepada Kasatgaswil Sulawesi Barat Densus 88 AT Polri, AKBP Soffan Ansyari.

Selain sebagai sebuah pengakuan, Satgaswil Sulawesi Barat menilai, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas segala upaya pencegahan serta edukasi yang telah dilakukan selama ini.

"Penghargaan ini juga jadi pelecut semangat bagi kami untuk terus mensosialisasikan bahaya IRET kepada masyarakat. Apresiasi ini tak boleh dijadikan alasan untuk kita berpuas diri. Ia mesti jadi alasan kuat untuk kita semakin giat bekerja untuk kebaikan Sulbar," tutur AKBP Soffan Ansyari usai menerima penghargaan, Sabtu (03/01).

Aperesiasi yang diterima dari pemerintah provinsi Sulawesi Barat itu, kata Soffan Ansyari, merupakan buah dari kerja kolaboratrif dari berbagai pihak. Ia mengaku, ada sekian banyak elemen yang terlibat dari upaya sosialisasi dan edukasi yang sekama ini telah dilakukan.

"Dari jajaran pemerintah daerah, organisasi mahasiswa dan keagamaan, tokoh agama, tokoh adat serta teman-teman pers. Kami tak mampu bekerja sendiri. Makanya, yang kami lakukan selama ini adalah membangun kemitraan dengan banyak pihak untuk bagaimana upaya edukasi kami dapat dilakukan secara maksimal," sambung dia.

Bagi Soffan Asnyari, hanya dengan keterlibatan banyak pihak bahaya IRET di Sulawesi Barat itu dapat diminimalisir. Ia pun berharap, kolaborasi yang selama ini telah terbangun dapat tetap berjalan demi menciptakan kondusifitas Sulawesi Barat yang pada ujungnya bakal berefek positif bagi percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap, harmoni yang selama ini telah hadir, itu dapat sama-sama kita jaga. Tetap saling mendukung dalam mencegah IRET," demikian AKBP Soffan Ansyari.

Untuk informasi, penmberian penghargaan tersebut dilakukan disela-sela upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Prov Sulawesi Barat Ke-80 Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Pasangkayu. (ADV)