ABM-Arwan dan PHS-Enny Daftar di Hari Terakhir

MAMUJU--Ali Baal Masdar (ABM)-Arwan Aras dan Prof Husain Syam (PHS)-Enny Anggraeni Anwar jadi dua bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Barat yang memilih mendaftar ke KPU di hari terakhir masa pendaftaran bakal pasangan calon, Kamis (29/08).
Dimulai dari ABM-Arwan yang menyambangi KPU Sulawesi Barat sebelum waktu dhuhur, sementara PHS-Enny bertandang sebelum ashar tiba.
Lima Komisioner KPU Sulawesi Barat menerima kendatangan masing-masing bakal pasangan calon yang hadir lengkap dengan sejumlah massa penguringnya. Para pimpinan Bawaslu Sulawesi Barat pun menyaksikan proses pendaftaran dari para bakal pasangan calon gubernur dan walil gubernur itu.
Di sesi konfrensi pers pasca menyerahkan dokumen pendaftaran, bakal calon wakil gubernur Sulawesi Barat, Arwan Aras membeberkan alasan utama di balik kesediaannya menerima pinangan ABM, Menurutnya, ABM adalah sosok dengan kepribadian yang baik.
"Kenapa mendampingi beliau. Pertama kita semua tahu, beliau orang baik. Semua baik, tapi saya melihat beliau lebih tulus, lebih iklas dalam membangun Sulawesi Barat," ungkap Arwan Aras, politisi Golkar yang mantan anggota DPR RI itu.
ABM-Arwan saat Menyerahkan Dokumen Pendaftaran ke KPU Sulbar. (Foto/Budi Santoso)
Masih oleh Arwan, ia bersama ABM punya komitmen bersama untuk melanjutkan semangat pembangunan yang telah dilakukan di masa kepemimpinan ABM saat menjadi gubernur di Sulawesi Barat. Maju, malaqbi dan berkelanjutan, sebut Arwan, akan jadi kompas utama untuk menentukan arah pembangunan di provinsi ke-33 ini.
"Khusus di kabupaten Mateng, kami patok target di atas 50 Persen. Itu target realistis," begitu kata Arwan Aras.
Untuk informasi, Golkar dan Gerindra adalah dua kekuatan politik utama yang mengusung duet ABM-Arwan di Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Barat tahun 2024.
PHS-Enny sendiri datang mendaftar juga diantar oleh sejumlah massa pendukungnya. Pengurus teras partai pengusung; PAN, Hanura dan PDI Perjuangan juga terlihat mendampingi PHS-Enny saat mendaftar di KPU Sulawesi Barat.
Dalam sambutannya, PHS mengaku bahagia sekaligus bangga dengan keikutsertaannya di momentum politik tahun 2024 ini. Kata dia, dengan ragam tawaran pilihan kepada masyarakat, ruang untuk opsi pilihan kepada pemilih lebih terbuka sedemikian luasnya. Mantan Rektor UNM itu juga menegaskan komitmennya untuk tetap mengikuti seluruh tahapan dan aturan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.
Sesi Konfrensi Pers PHS-Enny Usai Mendaftar di KPU Sulbar. (Foto/Manaf Harmay)
"Saya juga menjadi bersemangat karena ada Pak Anwar (Adnan Saleh) yang akan selalu memberikan wejangan. Beliau adalah sosok yang memekarkan Sulsel menjadi Sulbar, dan beliau pula yang diamanatkan rakyat untuk memimpin Sulbar. Sampai sekarang, predikat bapak pembangunan itu masih melekat untuk beliau," tutur PHS.
Bertandang ke KPU Sulawesi Barat, PHS pun mengaku turut diaampingi oleh sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh pendidikan dan tokoh agama. Sebuah pembuktian bahwa masyarakat dari berbagai macam golongan telah memberikan dukungannya.
"Tentu ditambah dengan dukungan dari koalisi partai yang ada bersama saya. Ada dua anggota DPR RI di koalisi ini. Termasuk dua mantan bupati. Harapannya, kita kedepan perwakilan di pusat akan lebih mudah untuk mengantarkan kita dalam melakukan proses pembangunan," begitu kata PHS.
Masa pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah untuk Pemilihan serentak tahun 2024 ini telaj dibuka sejak 27 Agustus 2024 yang lalu. 29 Agustus pukul 23.59 adalah batas akhir masa pendaftaran yang telah ditetaplkan oleh KPU. (*/Naf)