Kelola Sampah di Kota Mamuju, Sutinah Bakal Lobi Pihak Swasta

Wacana.info
Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi. (Foto/Diskominfosandi)

MAMUJU--Harus diakui, pengelolaan sampah khususnya di kota Mamuju belum dapat dilakukan secara maksimal. Selain karena keterbatasan armada pengangkut sampah, masih rendahnya kesadaran masyarakat juga jadi salah satu penyebabnya.

Menjawab persoalan tersebut, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi berkomitmen untuk terus berupaya menuntaskan satu persatu masalah pengelolaan sampah itu. Salah satunya dengan rencana menambah jumlah armada pengangkut sampah tahun ini. Termasuk dengan membangun komunikasi dengan sejumlah perusahaan swasta untuk ikut serta membantu pemerintah dalam mengelola sampah lewat program CSR-nya.

Itu disampaikan Sutinah saat menghadiri seremoni pengembalian armada dan petugas kebersihan dari tiap wilayah Kelurahan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Selasa (18/05). 

Sutinah menjelaskan, kebijakan untuk mengembalikan armada berikut petugas kebersihan yang ada di Kelurahan ke DLHK itu dilakukan untuk alasan efektifitas kebijakan strategi daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Dalam keterangannya, Sutinah mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat soal layanan persampahan di Mamuju. 

Misalnya kurang maskimalnya pengelolaan sampah dikarenakan armada tersedia namun tidak dapat melayani masyarakat yang bukan di wilayah kerjanya, alias sudah beda wilayah Kelurahan. 

"Sehingga untuk mengatasi hal itu dinilai lebih baik jika seluruh armada dan personil dinas kebersihan dikoordinir langsung oleh DLHK. Dengan begitu, tidak ada lagi alasan untuk tidak melayani yang bukan areanya," beber Sutinah dikutip dari siaran pers Diskominfosandi Mamuju.

Kepada personil petugas kebersihan yang dikembalikan, Sutinah berpesan agar senantiasa menjaga diri. Harapannya, yang bersangkutan dapat terus menjalankan tugas mulia sebagai petugas kebersihan. 

"Bapak-bapak sekalian adalah pahlawan yang dapat menjaga kebersihan, sehingga masyarakat tetap merasa nyaman. Oleh sebab itu saya sangat mengapresiasi tugas bapak-bapak sekalian. Semoga tetap semangat menjalankan tugas mulia ini," sambung dia.

Halik, salah seorang petugas kebersihan optimis, kebijakan di atas dapat memaksimalkan upaya pengelolaan sampah di kota Mamuju. Sebab diakui Halik, selama ini, saat bekerja di Kelurahan, ada saja kondisi dimana tugas yang harus dituntaskan namun terkendala dengan jumlah personil minim. Sementara tak dapat lagi ditutupi dengan menambah personil lain di wilayah Kelurahan lainnya.

"Mudah-mudahan ini bisa semakin bagus karena disini (DLHK) ada armada yang bisa digunakan untuk saling menutupi tugas," ungkap Halik. (*/Naf)