Covid-19 Kian Meresahkan, MUI Bakal Terbitkan Maklumat

Wacana.info
Rapat MUI Sulbar. (Foto/Nursalim Ismail)

MAMUJU--Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Barat menggelar pertemuan di aula kantor Kementerian Agama provinsi Sulawesi Barat, Rabu (25/03) sore. MUI dalam pertemuan tersebut menjadikan penyebaran covid-19 sebagai isu utama.

Bahwa memang benar, tak satu pun pasien positif covid-19 di provinsi ke-33 ini. Meski begitu, MUI Sulawesi Barat menilai, langkah pencegahan mesti segera dilakukan.

Salah satunya, dengan membatasi pelaksanaan ibadah yang melibatkan banyak orang.

Wakil Ketua MUI Sulawesi Barat, KH Abd Mannan Usa menjelasakan, dengan mempertimbangkan penyebaran covid-19 yang kian mengkhawatirkan, pihaknya sedang mengkaji untuk menerbitkan maklumat peniadaan sementara pelaksanaan ibadah dengan pelibatan banyak orang.

"Mengenai masalah poin-poin dalam maklumat tersebut sementara kita susun," beber Mannan Usa kepada WACANA.Info.

Masih kata Mannan Usa, kegiatan ibadah dengan melibatkan banyak orang yang rencananya akan dibatasi itu, di antaranya pelaksanaan shalat berjamaah di masjid. Termasuk shalat Jumat, pengajian-pengajian, rapat umum dan sebagainya.

"Termasuk tabligh akbar itu ditiadakan dulu sampai keadaan aman kembali," sambungnya.

Sementara itu, anggota komisi fatwa MUI Sulawesi Barat, H Syamsumarlin Lc, M.A mengungkapkan, petunjuk teknis dari hasil rapat tersebut nantinya akan dituangkan ke dalam maklumat resmi.

"Nanti dituangkan dalam bentuk surat atau maklumat. Apakah situasi sekarang ini sudah masuk dalam kategori darurat, atau seperti apa. Itu kan bukan kami yang menentukan, otoritasnya di dinas kesehatan. Nanti kita lihat lah seperti apa, apakah masuk dalam kategori darurat atau seperti apa," tandas H Syamsumarlin Lc, M.A. (Naf/B)