Lihat, Ini Bukti PAN Cabut Rekomendasinya untuk Yaumil

Wacana.info
Ilustrasi. (Foto/Net)

JAKARTA--Yandri Susanto, sekretaris tim Pilkada pusat, DPP PAN membuktikan ucapannya. Bakal calon Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa benar-benar kehilangan rekomendasi partai berlambang matahari itu.

Lewat surat pemberitahuan resmi bernomor 01/B/PILKADA-2020/II/2020 yang diperoleh WACANA.Info, Selasa (18/02), DPP PAN resmi mencabut rekomendasi pencalonan yang sebelumnya diberikan untuk Yaumil. Surat tersebut diterbitkan di Jakarta, 7 Februari 2020.

Ada dua poin penting yang termuat dalam surat pemberitahuan yang ditujukan ke DPS PAN kabupaten Pasangkayu tersebut. Pertama, mencabut surat rekomendasi tim Pilkada pusat DPP PAN nomor 15/PILKADA/I/2020 tanggal 24 Januari 2020 tanggal 24 Januari 2020.

Kedua, membatalkan surat persetujuan dan rekomendasi kepada Yaumil Ambo Djiwa sebagai bakal calon Bupati Pasangkayu periode 2021-2026.

Diberitakan sebelumnya, Yandri Susanto mengungkap alasan hingga dicabutnya rekomendasi untuk Yaumil, pria yang ketua DPD II Golkar Pasangkayu itu. Salah satunya didorong oleh keinginan PAN untuk mengusung Armasn Salimin di Pemilukada Pasangkayu (Arman Salimin sampai saat ini masih menjabat sekretaris DPW PAN Sulawesi Barat).

Surat Pemberitahuan Pencabutan Rekomendasi Pencalonan untuk Yaumil Ambo Djiwa. (Foto/Istimewa)

keputusan untuk mencabut rekomendasi PAN ke Yaumil juga erat kaitannya dengan dinamika kongres ke-V PAN yang dipusatkan di Kendari, Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.

"Yang jelas (Yaumil) tidak seiring sejalan ketika kongres. Mereka membangkang dari kesepakatan untuk sama-sama mendukung Bang Zul (Zulkifli Hasan). Oleh karena itu, kita tetap fokus untuk mendukung saudaraku Pak Arman Salimin untuk maju di Pilkada Pasangkayu," terang Andri beberapa waktu lalu.

"Bisa dikatakan, imbas dari pelaksanaan kongres," ujar Yandri Susanto.

Sementara Yaumil yang ditemui dalam sebuah kesempatan mengaku menerima keputusan tersebut. Ia meminta maaf sekaligus berterima kasih atas dukungan PAN yang sebelumnya diberikan padanya. Meski begitu, Yaumil berkomitmen untuk tetap membangun komunikasi dengan desk Pilkada DPP PAN. (Naf/A)