Lihat, Begini Gaya Kapolres ‘Metro’ Mamuju Pantau Operasi Zebra

Wacana.info
Kapolres Mamuju Memantau Langsung Pelaksanaan Operasi Zebra Siamasei 2018. (Foto/tribratanews.sulbar.polri.go.id)

MAMUJU--Sudah sejak beberapa hari terakhir, aparat kepolisian menggelar operasi zebra siamsei 2018. Operasi tersebut bertujuan untuk menekan angka kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas.

Operasi zebra yang digelar Polres 'Metro' Mamuju sendiri sudah berjalan selama delapan hari. Data yang diperole disebutkan jumlah pelanggar lalu lintas yang ditindak aparat sudah sebanyak sebanyak 205 kendaraan bermotor. Dengan barang bukti yang disita berupa 25 unit kendaraan roda dua , satu unit kendaraan roda empat dan 179 surat-surat kendaraan.

Kapolres 'Metro' Mamuju, AKBP Mohammad Rivai Arvan turut serta memantau pelaksanaan operasi zebra. Ia pun terlibat langsung melakukan pemeriksaan kelengkapan pengendara kendaraan bermotor.

AKBP Mohammad Rivai Arvan menyebut, mayoritas pelanggar lalu lintas di hari kedelapan pelaksanaan operasi zebra didominasi oleh kendaraan roda empa. Kebanyakan dari mereka diketahui tidak menggunakan safety belt.

"Alhamdulillah pelaksanaan operasi zebra hari ini berjalan dengan lancar dan tertib. Namun memasuki hari kedelapan masih banyak kami temukan pelanggar lalu lintas yang mayoritas didominasi oleh kendaraan roda empat yang mana pengemudi atau penumpangnya tidak menggunakan safety belt," ujar Mohammad Rivai Arvan, Rabu (7/11)

Kata dia, operasi zebra semata-mata bertujuan agar masyarakat selamat dan terhindar dari fatalitas kecelakaan yang disebabkan oleh kurang taatnya pengendara pada aturan lalu lintas.

"Operasi ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas. Agar mereka terhindar dari fatalitas laka lantas yang disebabkan kurang taatnya pengendara terhadap aturan berlalu lintas," sambungnya.

Untuk informasi, operasi zebra siamasei 2018 akan berlangsung selama dua Minggu. Terhitung mulai tanggal 29 Oktober hingga tanggal 12 November 2018. Pelaksanaannya dipusatkan di jalur-jalur yang rawan terjadi laka lantas ataupun pelanggaran lalu lintas. (*/Naf)