Sematkan Gelar kehormatan ke Suhardi Duka, Bau Arifin: Jadilah Teladan !
POLMAN--'Sulo Tappiqdena Balanipa', adalah gelar kehormatan yang oleh Arajang Balanipa disematkan ke Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Momentum pemberian gelar tersebut dilaksanakan pada agenda silaturrahmi dan pengukuhan pemangku adat Arajang Balanipa di Buttu Ciping, Kecamatan Tinambung Kabupaten Polman, Rabu (5/08).
Dalam sambutannya, Maraqdia Arajang Balanipa, H Bau Arifin Malik Pattana Endeng menjelaskan, gelar yang juga jadi bentuk penghargaan itu diberikan kepada Gubernur Sulawesi Barat dan Bupati Polman karena sudah terbukti memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
"Bahkan pak gubernur dan bupati menjadi bagian keluarga besar masyarakat adat dan budaya Balanipa Mandar. Kita harap bisa menjadi teladan dan menjaga kearifan lokal yang ada di Balanipa," jelas H Bau Arifin Malik Pattana Endeng.
Sejumlah tokoh pejuang pembentukan provinsi Sulawesi Barat menghadiri agenda tersebut. Hadir pula Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Barat, Syamsul Samad, Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele, Bupati Mamuju Tengah, Arsal M Aras, Wakil Bupati Mamasa, H Sudirman, perwakilan Forkopimda serta tamu undangan lainnya.
Bagi Suhardi Duka, insiasi pengukuhan pemangku adat adalah langkah yang penting. Di dalamnya ada ikhtiar melestarikan budaya yang ada di tanah Mandar.
"Apalagi sebagai mitra pemerintah dan sekaligus juga menjadi penyejuk di dalam kehidupan bermasyarakatan dan bisa berfungsi menyelesaikan berbagai persoalan-soalan yang ada di masyarakat," ucap Suhardi Duka.
Pemerintah provinsi Sulawesi Barat, sambung Suhardi Duka, berkomitmen untuk senantiasa memberikan dukungan demi kemajuan adat dan budaya yang ada di Sulawesi Barat. Ia pun berterima kasih atas penghargaan yang diberikan kepadanya.
"Saya sampaikan terima kasih yang tulus kepada Arajang dan Kerapatan adat Balanipa atas penganusgerahan gelar kehormatan kepadanya. Selaku gubernur, gelar ini saya terima dengan rasa syukur dan rendah hati," terang Bupati Mamuju dua periode itu.
Satu hal yang juga dibeberkan Gubernur Suhardi Duka di momentum hari itu. Ia mengungkap rencana pemerintah daerah untuk membangun istana kerajaan Balanipa. Sebuah monumen sekaligus menjadi wadah pengembangan budaya di Sulawesi Barat.
"Meskipun dalam keadaan efesiensi, kita akan kerjakan bertahap kalau tidak bisa satu tahun mungkin dua tahun pembangunannya. Ini bisa menjadi tempat belajar, penelitian bahkan wisata budaya di Balanipa," demikian Suhardi Duka. (*/Naf)








