Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Baksos Demokrat Majene di Stadion Prasamya
MAJENE–DPC Partai Demokrat Kabupaten Majene menggelar aksi bakti sosial di kawasan stadion Prasamya Majene. Agenda yang jadi bagian rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat lewat gerakan langit biru Indonesia asri yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, Jumat (17/07).
Selain diikuti oleh sejumlah kader Demokrat, bakti sosial hari itu juga melibatkan petugas dari DLHK Majene, ratusan pelajar serta dari PSC.
Sejumlah pengurus dan kader Demokrat Majene yang turut hadir pada agenda hari itu diantaranya; dari DPC Demokrat Kabupaten Majene, M. Idwar yang juga Ketua DPRD Majene, Bayu Aditya Pratama (Bendahara Partai Demokrat), A. Nurul Fathiyah, Suriana Mardin, Elly Sulistiowati, Anggriani, Syarifuddin.
Hadir pula jajaran DPD Partai Demokrat Sulawesi, dari Firman Argo Waskito, Abdul Wahab Abdi, Fatmawati, Bebas Manggazali, Nurdin Passokori, Hamzah Zunuba, serta Rahmaniar.
Bayu Aditya Pratama dalam keterangannya membeberkan alasan stadion Prasamya Majene yang jadi lokasi kegiatan. Kata dia, lokasi itu belakangan mendapat sorotan publik lantaran sampah yang berserakan.
"Titik aksi di sekitar stadion supaya menjadi inspirasi untuk tetap bersama-sama menjaga kebersihan," ucap Bayu.
Sementara itu M. Idwar menguraikan, aksi hari itu dilakukan untuk alasan kecintaaan terhadap lingkungan. Pelibatan generasi muda, kata dia, dimaksudkan agar semangat menjaga lingkungan dapat ditanamkan sejak usia dini.
"Sehingga bisa tertanam dalam jiwa untuk menjaga kebersihan. Tidak hanya saat ini, tapi dalam lindungan keluarga dan di keseharian," beber M. Idwar.
Terpisah, Abd. Wahab Abdi yang merupakan sekretaris DPD Demokrat Sulawesi Barat menambahkan, gerakan langit biru Indonesia asri di Kabupaten Majene jadi aksi kedua setelah Kabupaten Mamuju sepekan sebelumnya.
"Aksi ini akan terus berlanjut, menyasar semua kabupaten di Sulbar. Nanti berlanjut ke Polewali Mandar, Mamasa, Pasangkayu dan Mamuju Tengah. Puncaknya akan kembali kita laksanakan di Mamuju sebagai ibukota provinsi," demikian Abdil Wahab Abdi. (*/Naf)








