Bersiap Menuju APINDO UMKM & Business Investment Expo 2026
MAMUJU--Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan strategi dalam menampilkan sederet destinasi investasi yang menjanjikan di level nasional. Salah satunya dengan agenda rapat persiapan keikutsertaan pemerintah provinsi Sulawesi Barat di event APINDO UMKM & Business Investment Expo 2026.
Pertemuan yang berlangsung di ruang papat Sekretariat Daerah provinsi Sulawesi Barat, Rabu (10/06) itu jadi salah satu langkah konkret dalam menerjemahkan visi kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam konsep Pancadaya, khususnya pada poin pertama; 'Mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan'
Melalui partisipasi aktif dalam forum bergengsi tersebut , pemerintah daerah berkomitmen untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor menanamkan modal di berbagai sektor unggulan daerah.
Kolaborasi Lintas OPD untuk Presentasi Gubernur
Sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis turut hadir pada rapat hari itu. Dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP), Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker), serta dari Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang).
Agenda utama pembahasan adalah persiapan kehadiran provinsi Sulawesi Barat di forum Business Investment Forum yang akan digelar bersamaan dengan APINDO UMKM & Business Investment Expo 2026 yang rencananya bakal digelar di Hotel Claro, Makassar, pada tanggal 3–4 Agustus 2026.
Puncak dari kehadiran provinsi ke-33 ini adalah sesi presentasi khusus yang akan dibawakan langsung oleh Gubernur Suhardi Duka tentang peluang investasi di Sulawesi Barat.
Kepala DKP Sulawesi Barat, Safaruddin, S.D didaulat memimpin koordinasi teknis penyusunan materi presentasi. Ia menekankan pentingnya sinergi data dan narasi antar-OPD agar presentasi gubernur nanti tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga kaya akan data potensial yang dapat dipercaya oleh para investor.
Fokus pada Peluang Investasi Sektor Unggulan
Setiap OPD diminta untuk menyusun bahan presentasi yang memuat peluang investasi spesifik di bidang masing-masing. Misalnya, Dinas ESDM akan menyoroti potensi energi terbarukan dan mineral, Dinas Koperindag akan memaparkan ekosistem dukungan bagi usaha mikro dan kecil, sementara Dinas TPHP akan menghadirkan peluang agribisnis komoditas unggulan.
Khusus untuk sektor kelautan dan perikanan, DKP Sulawesi Barat akan mengedepankan potensi hilirisasi hasil laut, pengembangan pelabuhan perikanan modern, serta kemudahan perizinan yang telah diterapkan. Integrasi data dari semua OPD ini diharapkan dapat memberikan gambaran utuh kepada investor bahwa Sulawesi Barat memiliki infrastruktur pendukung, sumber daya manusia, dan regulasi yang kondusif bagi bisnis.
Komitmen Nyata untuk Ekonomi Inklusif
Partisipasi dalam APINDO Expo 2026 bukan sekadar ajang promosi, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah produk lokal. Dengan mendatangkan investor, diharapkan terjadi transfer teknologi dan peningkatan kapasitas bagi pelaku UMKM lokal, sehingga pertumbuhan ekonomi yang terjadi benar-benar inklusif dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Ini adalah momen emas bagi Sulbar. Ketika bapak Gubernur Suhardi Duka berdiri di depan para investor nasional di Makassar, beliau tidak hanya membawa janji, tetapi membawa data riil dan peluang nyata dari setiap OPD,” terang Safaruddin.
”Kami di DKP, bersama rekan-rekan di ESDM, Koperindag, TPHP, dan Transnaker, sedang bekerja keras memastikan bahwa setiap slide presentasi mencerminkan potensi terbesar Sulbar. Kami yakin, dengan tata kelola yang baik dan potensi alam yang melimpah, investor akan melihat Sulbar sebagai mitra strategis jangka panjang," sambung dia.
Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi solid antar-OPD, pemerintah provinis Sulawesi Barat optimis dapat menarik minat investasi signifikan dalam APINDO UMKM & Business Investment Expo 2026, yang pada akhirnya akan mendongkrak perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*/Naf)









