Syamsul Samad atau Fatmawaty Salim; Keputusan Akhir di DPP Demokrat
JAKARTA--Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Barat, Syamsul Samad dan istri mendiang Salim S Mengga, Fatmawaty Salim jadi dua nama yang diusulkan ke DPP Partai Demokrat. Sebelumnya, keduanya telah menyelesaikan serangkaian proses penjaringan calon wakil gubernur Sulawesi Barat yang diinisiasi DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat.
Untuk menentukan satu nama yang nantinya didorong ke DPRD Sulawesi Barat, DPP Partai Demokrat disebut bakal melakukan serangkaian mekanisme. Salah satunya, baik Syamsul Samad maupun Fatmawaty Salim diminta untuk menghadiri agenda wawancara di DPP Partai Demokrat.
"Iya. Agenda wawancaranya itu akan dilaksanakan besok di DPP," ucap Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat, Abd Wahab Abdy kepada WACANA.Info, Rabu (10/06) siang.
(Foto/Istimewa)
Kata Wahab, unsur Kesekjenan, Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu), Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK), serta unsur Kebendaharaan DPP Partai Demokrat yang akan memimpin pelaksanaan wawancara tersebut.
"Jadi, setelah kami menyelesaikan proses penjaringan di DPD, semua dokumennya sudah kami kirim ke DPP. Kini, prosesnya ada di sana. Tentang apa dan bagaimananya, itu sudah menjadi domainnya DPP," pungkas Abd Wahab Abdy.
Seperti diketahui, Syamsul Samad dan Fatmawaty Salim adalah dua nama yang diusulkan oleh DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat sebagai pengganti Almarhum Salim S Mengga di posisi wakil gubernur Sulawesi Barat. Suhardi Duka, Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat membeberkan pertimbangan utama Demokrat saat mengusung kedua nama tersebut.
Dalam sebuah kesempatan, ia menyebut merekomendasikan Fatmawaty Salim sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi serta perjuangan Almarhum Salim S Mengga dalam perjalanan politik dan pemerintahan di Sulawesi Barat. Syamsul Samad, menurut dia, jadi represetasi kader Demokrat dengan sederet atribut berikut potensi yang dimiliki. (*/Naf)









