Musda-V Demokrat Sulbar

'Komposisi Pengurus Harus Lebih Kuat dari yang Sebelumnya'

Wacana.info
Suhardi Duka dalam Konfrensi Pers Usai Mengembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Demokrat Sulbar. (Foto/Manaf Harmay)

MAMUJU--"Sesungguhnya, saya sudah ingin menyerahkan estafet kepemimpinan (Partai Demokrat Sulbar) kepada kader-kader yang potensial. Tapi sesuai dengan laporan panitia penjaringan, hari ini baru satu yang mendaftar, baru saya,". Begitu pembuka pernyataan Suhardi Duka usai mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat di sekretariat DPD Demokrat Sulawesi Barat, Kamis (21/05) siang.

Jelang pelaksanaan Musda ke-V DPD Demokrat Sulawesi Barat, tim penjaringan bakal calon ketua DPD belum menerima satu pun pendaftar. Lalu Suhardi Duka yang saat ini masih duduk di posisi ketua DPD datang ke sekretariat. Lengkap dengan sederet persyaratan yang telah ia serahkan.

Usai mengembalikan formulir, Suhardi Duka menguraikan, agenda Musda Demokrat Sulawesi Barat adalah momentum yang sangat strategis. Utamanya dalam memantapkan mesin politik jelang pelaksanaan Pemilu di tahun 2029. 

"Bahkan antara Pemilu nasional dengan Pemilu daerah yang dipisahkan. Jadi, di kepengurusan nantinya itu akan bekerja minimal dua kali Pemilu, beber Suhardi Duka.

SDK, begitu sering ia disapa, juga menyuarakan optimismenya kepada tokoh-tokoh yang hendak bergabung dengan Demokrat. Ia meyakini, mereka akan hadir dengan potensi yang besar.

"Kita akan melihat kehadiran para tokoh itu pada pada saat pembukaan acara Musda yang akan dihadiri oleh jajaran DPP, dipimpin oleh Sekretaris jenderal, kemudian OKK dan kesekretariatan yang lainnya," beber dia.

SDK saat Mengembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Demokrat Sulbar. (Foto/Istimewa)

"Komposisi pengurus diharapkan lebih kuat dari komposisi sebelumnya," tegas SDK.

SDK menilai, perjalanan Partai Demokrat bakal lebih eksis lagi. Terlebih ketika pertai berlambang bintang mercy itu berada di lingaran utama pemerintahan. 

"Peran Partai Demokrat di gelanggang politik nasional dan juga daerah khususnya di Sulawesi Barat bakal semakin nyata. Dan Insyaallah, partai ini kita akan bawa ke arah yang lebih baik," Suhardi Duka menutup.

SDK Masih Terlalu Kuat

Belum ada figur lain yang menyatakan kesediaannya untuk memimpin Partai Demokrat di Sulawesi Barat. Hal itu mengafirmasi sosok Suhardi Duka-lah satu-satunya sosok dengan kecukupan resources untuk menahkodai Partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono itu di Sulawesi Barat.

Itu juga yang diaminkan oleh dosen program studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Muhammad. Kepada WACANA.Info, ia menilai, selain Suhardi Duka, belum ada figur lain yang pas untuk duduk di kursi ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat.

"Prestasi di Pemilu dan Pilkada. Serta ketokohan dan sumber daya yang dimiliki sangat potensial membawa Demokrat kembali jaya di Pemilu dan Pilkada selanjutnya," ungkap Muhammad.

Persiapan Musda ke-V 'On the Track'

Tim penjariangan bakal calon ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat masih akan bekerja, setidaknya hingga penutupan masa pendaftaran pada Jumat, 22 Mei 2026 sore. Ketua organizing committee (OC) Musda-V DPD Demokrat Sulawesi Barat, Firman Argo Waskito mengungkapkan, begitu masa pendaftaran bakal calon ketua ditutup, pihaknya bakal melanjutkan proses tersebut ke tahap verifikasi persyaratan bakal calon.

Firman menyebut, persiapan pelaksanaan Musda-V DPD Demokrat Sulawesi Barat memasuki fase finalisasi. Jika tak ada aral melintang, agenda itu akan digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026 di d'Maleo hotel Mamuju.

"Berdasarkan rapat-rapat yang secara intens kita gelar, semuanya on the track," kata Firman.

Firman yang legislator Demokrat di DPRD Sulawesi Barat itu juga menyebut, rombongan DPP akan tiba di Mamuju dalam dua rombongan. Ada yang tiba Jumat, ada juga yang 'landing' di hari H pelaksanaan Musda.

"Sekretaris OKK, Kedeputian, Wabendum, bersama para staf. Juga yang akan hadir rencananya adalah teman-teman di Kesekjenan, Kepala BPOKK yang juga Wamen ATR/BPN, Ossy Dermawan, serta Pak Sekjen (Herman Khaeron). Pak Ketum (Agus Harimurti Yudhoyono) juga dijadwalkan untuk membawakan sambutan di forum Musda via daring," begitu kata Firman Argo Waskito. (*/Naf)