Trauma Healing oleh Kostrad dan Polda Sulteng Bagi Korban Bencana di Sulteng

Wacana.info
Trauma Healing Bagi Korban Bencana di Sulteng. (Foto/Istimewa)

PALU--Pasca musibah gempa bumi disusul tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Donggala, Palu dan Sigi Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu, Anggota TNI yang tergabung dalam Satgas PRC PB Divif 3 Kostrad bersama tim dari Polda Sulawesi Tengah memberi 'trauma healing' bagi anak-anak di lokasi pengungsian Gawalise, Palu, Kamis (11/10).

Danyonif Para Raider 432/WSJ, Mayor Inf Gustiawan Ferdianto di sela sela kegiatan tersebut mengatakan, trauma healing tersebut diharapkan mampu memulihan korban bencana dari trauma yang dialami pasca musibah, khususnya bagi anak-anak.

"Masyarakat posko pengungsian Gawalise merasa sangat terhibur dengan adanya kegiatan ini. Banyak trik-trik yang dilakukan sehingga bisa menarik masyarakat untuk turut mengikuti kegiatan trauma healing,", tutur Mayor Gustiawan seperti dikutip dari rilis media yang diterima WACANA.Info.

Aksi bernyanyi dan bermain bersama, serta sejumlah kegiatan lain yang sifatnya menghibur diharapkan mampu membuat para korban secara perlahan bisa melupakan kejadian yang menimpa daerah mereka.

Gustiawan menambahkan, selain kepada anak-anak kegiatan turut diberikan kepada orang tua. Sebab, mereka juga mengalami trauma mendalam setelah diguncang gempa bermagnitude 7,4 disusul tsunami, serta likuifaksi.

"Trauma healing mendapat sambutan hangat dari para peserta, apalagi kegiatan ini dilakukan bersama dengan Ibu Bhayangkari, Polwan dari teman-teman dari Sulteng yang juga turut memberikan berbagai makanan ringan untuk bisa memberikan hiburan bagi para warga terutama anak-anak," pungkas Mayor Inf Gustiawan Ferdianto. (*/Naf)