Temu Sapa Suhardi Duka dengan Calon Penerima Beasiswa
MAMUJU--Calon penerima program beasiswa pemerintah provinsi Sulawesi Barat tahun 2026 berkesempatan untuk bertemu sapa dengan Gubernur Suhardi Duka, Selasa (22/09). Momentum spesial itu semakin memeriahkan HUT provinsi Sulawesi Barat yang ke-22.
Pada kesempatan itu, Gubernur Suhardi Duka meninggalkan pesan kepada para penerima beasiswa bahwa untuk menjadikan para tokoh Sulawesi Barat sebagai role model dalam menjalani kehidupan. Dari tokoh perempuan maupun pendekar hukumnya.
"Seperti contohlah Baharuddin Lopa. Beliau telah mewariskan nilai-nilai integritas, begitupun juga Prof Basri Hasanuddin sudah pernah menjabat di beberapa tempat baik itu rektor, menko, hingga duta besar tapi selalu cinta pada Sulbar. Saya kira anak-anak sekalian yang berkesempatan dapat beasiswa pelihara dan tunjukkan kepada kampusnya bahwa kalian bisa," harap Suhardi Duka.
"Jadi kita akan selalu support kepada anak-anak kita yang melanjutkan sekolah. Selamat bagi penerima beasiswa baik itu yang berprestasi maupun beasiswa tidak mampu," pungkas Suhardi Duka.
Sebagai informasi, di tahun 2025, program beasiswa pemerintah provinsi Sulawesi Barat menyasar 13 orang untuk jenjang diploma, sarjana 442 orang, magister 99 orang, doktor enam orang, profesi satu orang dengan total 561 orang.
Sedangkan, tahun 2026, diploma sebanyak 19 orang, sarjana 872 orang, magister 126 orang, doktor 19 orang, profesi empat orang dengan total 1.040 penerima beasiswa. Peningkatan sekitar 85,38 Persen.
Salah satu penerima beasiswa, Astari Rahayu mengatakan, program beasiswa ini bukan hanya bantuan penyelesaian kuliah, namun lebih daripada itu.
"Beasiswa ini bentuk kepercayaan kepada kami anak-anak Sulbar untuk terus belajar dan berkembang dan mempersiapkan diri nantinya dapat memberikan manfaat kepada daerah," beber Astari.
Seperti yang ia jalanisaat ini. Sebagai mahasiswi jurusan pertanian yang kata dia bakal berkolerasi dengan banyaknya potensi pertanian yang dimiliki Sulawesi Barat.
"Saya ingin menjadi bagian pemuda Sulbar untuk bisa mengembangkan pertanian di Sulbar. Jadi kami sangat berterimakasih kepada Pemprov dan khususnya Gubernur Sulbar yang memberikan beasiswa kepada kami," pungkasnya.
Setali tiga uang, Febrianti Hamzah juga berterimakasih untuk kesempatan memperoleh beasiswa dari pemerintah provinsi Sulawesi Barat.
"Semoga kami bisa memanfaatkan dengan baik kesempatan ini. Termasuk Biro Pemkesra yang menjalankan program beasiswa ini dengan selektif dan ketat sehingga tepat sasaran," ungkap Febrianti Hamzah. (*/Naf)









