Humaniora

Nabi Muhammad SAW; Bapak Spiritual Umat Islam

Wacana.info
(Foto/Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik)

MAMUJU--"Banyak sekali perubahan saat ini. Alhamdulillah banyak pembangunan sudah dilakukan di Sulbar termasuk di Mamuju. Ini juga berkat kinerja Gubernur Sulbar, luar biasa,". Hal itu disampaikan Menteri Agama, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA saat mengisi maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Ballroom Andi Depu lantai 3 kantor Gubernur Sulawesi Barat, Senin (21/09).

Pernyataan Prof Nasaruddin di atas bukan tanpa sebab. Di mimbar maulid hari itu, ia mengaku pernah berkunjung ke Mamuju puluhan tahun yang lalu dan melihat langsung sederet perubahan yang ada.

Di hadapan sejumlah tamu undangan, Prof Nasaruddin menyebut, Nabi Muhammad SAW adalah tokoh inspiratif bagi umat Islam. Kata dia, Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin di Madinah dan wafatnya juga pada hari Senin.

"Saya kira tidak ada manusia di muka bumi sama dengan beliau. Bapak biologis kita itu Nabi Adam, tapi bapak roh atau spiritual kita adalah Nabi Muhammad SAW," ucap Prof Nasaruddin.

Momentum memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dilakukan setiap 12 rabiul awal, sambung Prof Nasaruddin, merupakan salah satu cara umat Islam untuk senantiasa meneladani akhlak mulia dan ajaran beliau.

Ia mengajak umat Islam dan generasi muda maupun seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Barat untuk menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai fondasi peradaban serta pedoman dalam mengembangkan potensi diri. 

Sementara itu, Gubernur Suhardi Duka menyebut, maulid Nabi Muhammad SAW hari itu juga jadi rangkaian peringatan hari ulang tahun Sulawesi Barat ke-22 tahun.

"Tentunya kita berusaha membangun daerah ini, kita merencanakan, kita melaksanakan, mengkoordinasikan dan apapun dilakukan semua adalah ditentukan oleh Allah SWT," terang Suhardi Duka.

Menurut dia, doa adalah hal yang mendasar untuk mencapai kesuksesan, sehingga hari ini dilaksanakan maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk cinta kepada Rasul Allah.

"Kita juga berharap doa yang dipimpin oleh Prof Dr Nasaruddin Umar, semoga Sulbar bisa seperti daerah lain bahkan melampaui provinsi lain, bisa mencapai kemajuan dan bisa mencapai kesejahteraan kepada seluruh masyarakat Sulbar," harap dia.

Turut hadir pada agenda tersebut para pejuang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat, jajaran Forkopimda Sulawesi Barat, Pimpinan DPRD, para Bupati, serta rombongan dari Kementerian Agama RI dan tamu undangan lainnya. (*/Naf)