Advertorial

KONI Sulbar: Pickleball Kian Diminati Masyarakat

Wacana.info
Ketua KONI Sulbar, Syamsul Samad Saay Berkain Pickeball. (Foto/KONI Sulbar)

POLMAN--Olahraga pickleball khususnya di Sulawesi Barat terus menarik minat masyarakat. Cabang olahraga yang memadukan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja itu kini semakin banyak dimainkan, mulai dari anak-anak hingga kalangan lanjut usia.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Barat, Syamsul Samad menilai, meski terbilang baru dalam keanggoaannya di KONI Sulawesi Barat, perkembangan olahraga itu begitu sangat pesat. Kini telah diterima luas oleh masyarakat.

Syamsul Samad mengatakan, meski belum genap satu tahun menjadi anggota KONI Sulawesi Barat, eksistensi pickleball sudah terlihat di berbagai daerah. Ia mengaku kerap menjumpai atlet pickleball di sekolah-sekolah maupun komunitas olahraga yang sebelumnya berasal dari cabang olahraga lain.

"Kalau kita mau jujur, Pickleball ini sudah sangat termasyarakatkan. Saya masuk ke sekolah-sekolah, baik SMK maupun tempat lainnya, selalu bertemu atlet Pickleball yang sebelumnya berasal dari cabang olahraga lain," terang Syamsul Samad saat meresmikan lapangan pickleball Lapeo, Kabupaten Polman, akhir pekan kemarin.

Pembangunan fasilitas pickleball yang terus menggeliat, kata Syamsul, adalah bukti betapa olahraga ini kian diminati. Ia bahkan mengaku sedang menyelesikan lapangan pickleball di halaman rumah pribadinya.

(Foto/KONI Sulbar)

"Faktanya pembangunan lapangan pickleball cukup banyak, baik di sekolah maupun kantor desa. Bahkan saya sendiri sedang menyelesaikan pembangunan lapangan pickleball di halaman rumah," ungkap Syamsul Samad.

Syamsul Samad juga mendorong pengurus provinsi olahraga pickleball untuk segera menggagas pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju ajang yang lebih tinggi.

Rapat Kerja Provinsi KONI Sulawesi Barat yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, seluruh cabang olahraga telah diminta mempersiapkan atlet menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) dan PON melalui berbagai kejuaraan.

"Saat Rakerprov kemarin, kami sudah menyarankan seluruh cabang olahraga untuk mempersiapkan atlet menuju Pra-PON dan PON. Salah satu caranya adalah melaksanakan Kejurprov atau kejuaraan lainnya," jelasnya.

KONI Sulawesi Barat sendiri menyatakan kesiapannya untuk mendukung Kejurprov pickleball digelar secara resmi oleh pengurus provinsi cabang olahraga tersebut.

"Dari KONI bisa memberikan dukungan jika bentuknya kejuaraan provinsi dan dikomunikasikan secara resmi oleh pengurus cabang olahraga provinsi," tutup Syamsul Samad. (*/Naf)