Ingat, Keseringan Begadang Bikin Suasana Hati Tidak Stabil
MAMUJU--Begadang. Jadi satu tantangan klasik yang mesti dihadapi oleh para pecinta sepak bola di gelaran Piala Dunia 2026.
Fakta bahwa Indonesia dengan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (tuan rumah Piala Dunia) punya perbedaan waktu yang cukup mencolok, bikin banyak pertandingan digelar saat tengah malam hingga subuh. Sebuah kondisi yang banyak orang mesti rela mengorbankan waktu tidurnya di malam hari.
Sesekali, begadang mungkin tak berdampak besar. Namun jika dilakukan secara terus-menerus, bukan mustahil tubuh 'protes'. Dokter spesialis saraf RSUD provinsi Sulawesi Barat, dr. Sitti Zainab Zainuddin, Sp.S., M.Kes memberikan penjelasan tentang risiko keseringan begadang.
"Begadang yang dilakukan secara terus menerus bisa memberikan dampak buruk pada tubuh. Dari gangguan fungsi otak, contohnya kurang konsentrasi(kurang fokus) dan mudah lupa, sistem imun menjadi lemah, suasana hati tidak stabil," terang dr. Zainab kepada WACANA.Info, Senin (22/06).
Nobar Piala Dunia 2026. (Foto/Net)
Selain itu, terlalu sering begadang juga menyimpan risiko depresi, memicu penyakit stroke dan jantung, serta tentu saja penuaan dini pada kulit. Kata dr. Zainab, mengganti begadang dengan tidur di siang hari pun tak serta merta jadi solusi.
"Beda. Tidur malam yang kurang karena begadang tidak bisa sepenuhnya bisa diganti oleh tidur pada siang hari," sambung salah satu Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 M itu.
Menyaksikan satu laga sepak bola di durasi 2x45 menit, belum lagi jeda alias waktu istirahat, mau tidak mau akan membuat seseorang kekurangan jam tidur. Apalagi jika ada lebih dari satu pertandingan yang ingin disaksikan.
Dikutip dari halodoc.com, setidaknya ada 5 tips untuk tetap sehat saat begadang nonton sepak bola; sempatkan tidur, olahraga ringan, makan sehat, selalu sedia air putih, serta hidupkan lampu.
"Perbanyak mengkonsumsi makanan atau buah yang mengandung energi dan vitamin C. Misalnya pisang, apel, jeruk atau mangga," demikian penjelasan dr. Sitti Zainab Zainuddin, Sp.S., M.Kes. (*/Naf)









