Lepas Sambut Kajati Sulbar, Suhardi Duka: Kita Selalu Minta Pendampingan
MAMUJU--Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Barat resmi berganti. Dari Sukarman Sumarinton ke Budi Hartawan Pandjaitan.
Lepas sambut Kejati Sulawesi Barat pun digelar di Mamuju, Selasa (05/05). Gubernur Suhardi Duka turut hadir pada agenda yang dibalut ramah tamah tersebut.
Pada kesempatan itu, Suhardi Duka mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan Kejati di masa kepemimpinan Sukarman Sumarinton.
“Selama saya menjadi gubernur bersama Pak Sukarman Sumarinton sebagai Kajati, kita saling bersinergi. Bahkan beberapa kerja sama yang kita bangun termasuk konsultasi hukum dan saling mengingatkan,” terang Suhardi Duka.
Kolaborasi itu, kata dia, dititikberatkan pada upaya pencegahan dalam penegakan hukum. Ia menilai, pendekatan preventif menjadi langkah strategis dalam menghindari terjadinya pelanggaran hukum.
“Orientasi kita adalah pencegahan. Sepanjang masih bisa dicegah tindakan hukum itu, maka kita upayakan seperti itu. Kalau memang sudah terlanjur salah, tentu penindakan harus dilakukan,” jelasnya.
Gubernur Suhardi Duka juga menyoroti pentingnya pendampingan hukum dari Kejati dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis daerah. Ia menyebutkan, selama ini pihaknya selalu melibatkan Kejati dan juga Polda dalam mengawal program pembangunan.
“Setiap proyek strategis, kita selalu minta pendampingan dari kejaksaan tinggi, begitu juga dengan Polda,” terang Suhardi Duka.
Kepada Kajati Sulawesi Barat yang baru, Budi Hartawan Pandjaitan, Gubernur Suhardi Duka berharap, sinergi yang telah terbangun tetap terjalin serta senantiasa memegang komitmen yang sama dalam memajukan daerah.
“Saya kira beliau punya pengalaman panjang dan komitmen yang sama untuk memajukan daerah ini,” tutup Gubernur Suhardi Duka. (*/Naf)








