Rp 50 Miliar untuk Sektor Pembangunan di Kabupaten Majene
MAJENE--Buka puasa bersama jadi salah satu rangkaian agenda safari Ramadan pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Kabupaten Majene, Rabu (25/02). Pada kesempatan itu, Gubernur Suhardi Duka juga menyerahkan sebanyak 1.000 paket Ramadan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu meringankan warga selama bulan suci Ramadan.
Selain itu, pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan senilai Rp 42 Juta kepada dua ahli waris nelayan yang meninggal dunia.
Di hadapan warga dan sejumlah tamu undangan yang hadi, Gubernur Suhardi Duka juga membeberkan inisiasi pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang tetap mengalokasikan anggaran pembangunan senilai lebih dari Rp 50 Miliar untuk Kabupaten Majene di tahun 2026.
Kata dia, anggaran tersebut peruntukannya mencakup berbagai sektor strategis. Dari pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, serta sektor perikanan.
“Infrastruktur jalan saja kurang lebih Rp 30 Miliar. Pendidikan, kesehatan, perikanan dan banyak lagi. Ini bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan Kabupaten Majene,” ungkap Suhardi Duka.
Menurtnya, pembangunan daerah hanya dapat berjalan optimal apabila terdapat kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
Gubernur Suhardi Duka juga menyoroti kondisi fiskal Kabupaten Majene yang cukup menantang. Sekitar 56 Persen APBD masih terserap untuk belanja pegawai. Kondisi tersebut, kata dia, bikin ruang fiskal pembangunan menjadi terbatas.
“Kabupaten Majene sedang menghadapi ujian karena ruang fiskal APBD sangat sempit. Karena itu, provinsi hadir membantu melalui alokasi pembangunan infrastruktur,” beber Bupati Mamuju dua periode itu.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, sambung Suhardi Duka, juga sedang mengupayakan dukungan anggaran melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Desa guna mempercepat perbaikan infrastruktur di wilayah Kabupaten Majene. Termasuk rencana pengembangan kawasan kampung nelayan di Kabupaten Majene dengan nilai investasi sekitar Rp 21 Miliar per lokasi.
Jika terealisasi, program tersebut berpotensi menghadirkan investasi pembangunan sekitar Rp 60 Miliar untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Majene.
Di ankhir penyampaiannya, Gubernur Suhardi Duka menegaskan, safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial. Ia menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami hadir untuk bersilaturahmi, berbuka puasa bersama, sekaligus berbagi paket Ramadan bagi masyarakat Majene. Semoga ini menjadi bagian dari kerja sama yang semakin baik ke depan,” demikian Suhardi Duka. (*/Naf)









