Dianggap Tidak Siap Gelar Porpov, Ini Kata Ketua DPRD Majene

Wacana.info
Ketua DPRD Majene, Darmansyah. (Foto/Net)

MAJENE--Ketua DPRD Majene, Darmanysah menilai, pemerintah provinsi Sulawesi Barat bersikap setengah hati pada persiapan pelaksanaan Porprov ke-III di Majene.

Darmansyah menjelaskan, pemerintah kabupaten Majene sesungguhnya telah 'melunasi' persyaratan sebagai tuan rumah pesta olah raga terbesar di Sulawesi Barat itu.

"Kita kan sudah siapkan lahannya. Mestinya, Pemprov itu tidak setengah-setengah dalam hal mempersiapkan gelaran Porprov ini. Harusnya, Pemprov juga memberikan anggarannya untuk persiapan Porprov," kata Darmnsyah yang dihubungi via sambungan telepon, Senin (5/11).

Apa yang disampaikan politisi PAN tersebut sekaligus menanggapi statement Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Barat, Muhammad Hamzih yang sebelumnya berkseimpulan bahwa Majene tidak layak menjadi tuan rumah pelaksanaan Porprov.

Diberitakan sebelumnya, Hamzih menyebut, sejumlah venue pelaksanaan beberapa Cabor yang akan diperlombangkan/dipertandingkan masih jauh dari kata layak. Padahal, untuk persiapan pelaksanaan Porprov, kata Hamzih, pemerintah provinsi telah memberi perpanjangan waktu selama sebulan lebih kepada Majene untuk menuntaskan beberapa venue.

Pemerintah kabupaten Majene sendiri sesungguhnya bukanya tidak siap. Darmansyah menjelaskan, untuk pelaksanaan even tersebut, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten hendaknya saling bekerjasama.

"Seperti kalau kita mau bangun sekolah. Pemerintah daerah yang siapkan lahannya, kalau sudah siap anggarannya itu dari pemerintah pusat. Kan begitu," ujar Darmansyah.

"Nah untuk Porprov, kami sudah siapkan lahannya, semua siap. Nah kalau sudah begitu, maunya ini Pemprov dan Pemkab saling bekerjasamalah. Itu anggaran di Pemprov maunya dikucurkan juga untuk persiapan Porprov," sebutnya.

Darmansyah mengakui, beberapa venue Porprov di Majene memang belum sepenuhnya siap untuk digunakan. Setidaknya, kondisi itu yang ia temukan saat DPRD melakukan pengecekan terhadap beberapa venue Porprov beberapa hari lalu.

"Tapi saya kurang tahu bagaimana kondisinya sekarang. Yang Pasti, waktu kami cek minggu lalu, memang masih ada yang belum siap," ungkap Darmansyah.

"Hanya saja, jangan gara-gara kondisi itu Majene disimpulkan tidak layak untuk menggelar Porprov. Kita siap kok, buktinya lahan sudah kita siapkan. Maunya ini dikerjasamakan dengan baik ke Pemprov," tutup Darmansyah.

Porprov ke-III sedianya terjadwal bakal digelar pada 7 Oktober 2018 lalu. Namun karena pertimbangan tertentu, pelaksanaan pesta olah raga terakbar di Sulawesi Barat tersebut diundur ke 12 November 2018. (Naf/A)