Operasi Zebra 2018, Tegas Namun Tetap Humanis
MAMUJU--Mulai 30 Oktober 2018 hingga 12 Desember 2018 mendatang, kepolisian bakal menggelar Operasi Zebra 2018 secara serentak di seluruh wilayah di Sulawesi Barat.
Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Baharudin Djafar meminta kepeda segenap jajarannya untuk bertindak tegas, namun tetap humanis dan tidak terkesan arogan dalam melaksanakan Operasi Sebra 2018 itu.
Brigjen Pol Baharudin Djafar menjelaskan, polisi merupakan pelayan publik yang harus mampu terus memberikan pelayanan secara humanis. Meski juga dituntut untuk tegas dalam memberikan tindakan kepada para pelanggar khususnya di jalanan.
"Operasi kepolisian terpusat dengan sandi Zebra itu harus dilaksanakan santun, sopan, tidak arogan dan tidak sok kuasa di jalan," harap Brigjen Pol Baharudin Djafar, Senin (22/10).
Harapan besar juga ditautkan Kapolda kepada seluruh masyarakat khususnya yang ada di Sulawesi Barat. Ia berharap, publik dapat ikut serta mendukung kelancaran dan kesuksesan operasi tersebut.
"Yah caranya menjadi pengendara yang taat, patuh aturan berlalu lintas sehingga terwujud Kamseltibcar Lantas," urainya.
Masih kata Kapolda, Operasi Zebra diharapkan mampu memingkatkan kedispilinan para pengguna jalan. Dengan begitu, Kapolda berharap angka kecelekaan tahun ini bisa menurun.
"Kecelakaan tidak boleh meningkat, kalau perlu harus menurun. Tentunya ditandai dengan tingkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas yang lebih baik. Kemudian tentunya kepastian hukum lebih terjamin sehingga muncul kepercayaan masyarakat," begitu kata Brigjen Pol Baharudin Djafar.
Sementara itu, Dirlantas Polda Sulawesi Barat, Kombes Pol Chiko Ardwianto mengurai, pada pelaksanaan Operasi Zebra kali ini, pihaknya akan lebih fikus pada tindakan yang sifatnya represif, atau penilangan terhadap pelanggar.
"Jadi lengkapi kendaraan ta, dan jadilah pelopor keselamatan bersama," tutup Kombes Pol Chiko Ardwianto. (*/Naf)









