'Jangan Khawatir, Tahapan Pemilu Akan Berjalan Baik'

MAMUJU--Lima Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Barat periode 2023-2028 akhirnya dilantik. Kelimanya dilantik bersama 101 komisioner KPU di 19 provinsi se-Indonesia lainnya di kantor KPU RI Jakarta (Rabu (24/05).
Lima Komisioner KPU Sulawesi Barat periode 2023-2028 yang dilantik masing-masing; Asriani, Budiman Imran, Elmansyah, Said Usman Umar dan Supriadi Narno. Dan, hanya ada satu nama incumbent di deretan nama tadi, Said Usman Umar.
Said Usman Umar jadi Ketua
Juga karena alasan keberlanjutan, Said Usman Umar akhirnya disepakati untuk mengemban tanggung jawab sebagai Ketua KPU Provinsi Sulawesi Barat periode 2023-2028. Kepada WACANA.Info, Said Usman menjelaskan, proses pemilihan ketua berlangsung singkat.
"Teman-teman sepakat untuk saya yang menjadi ketua. Yah, bisa jadi karena hanya saya yang incumbent. Dianggap bisa menggaransi keberlanjutan program kerja utamanya di tahapan pelaksanaan Pemilu 2024," ujar Said Usman yang dihubungi via sambungan telepon, Kamis (25/05).
Selain jadi Ketua KPU Provinsi Sulawesi Barat, Said Usman juga mengemban tanggung jawab di divisi keuangan, umum, logistik dan rumah tangga. Sementara Asriani ada di divisi perencanaan, data dan informasi, Elmansyah divisi hukum dan pengawasan, Budiman Imran divisi sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat dan SDM, serta Supriadi Narno divisi teknis penyelenggaraan.
Tak Ada yang Perlu Dikhawatirkan
Karena hanya ada Said Usman Umar saja 'nama lama' di jajaran Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Barat periode 2023-2028, muncul keraguan publik akan keberlanjutan serta kelancaran seluruh proses tahapan pelaksanaan Pemilu tahun 2024. Sesuatu yang kata Said Usman merupakan hal yang wajar.
Meski begitu, Said Usman yang mantan aktivisi HMI itu menegaskan, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Baginya, sebagian besar nama yang ada di jajaran Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Barat saat ini adalah mereka yang punya basic kepemiluan yang cukup baik.
Lima Komisioner KPU Sulbar Periode 2023-2028. (Foto/Istimewa)
"Supriadi Narno adalah mantan anggota Bawaslu Sulbar, Elmansyah merupakan mantan Komisioner KPU Mateng dan mantan Ketua Bawaslu Mateng. Sementara Asriani adalah mantan Komisioner KPU Kabupaten Mamuju. Jadi saya pikir tidak ada persoalan berarti yang akan kita temui. Teman-teman punya basic kepemiluan yang di atas rata-rata," kata Said Usman.
Bahkan, sambung dia, di beberapa daerah lain ada KPU daerah yang justru diisi oleh mereka yang benar-benar nama baru. Tanpa incumbent.
"Jadi kami optimis, semua akan berjalan dengan baik. Apalagi karena teman-teman komisioner KPU Sulbar sebelumnya juga telah menyiapkan segala perangkat, segala hal tentang program kerja yang akan dijalankan untuk tahapan selanjutnya. Saya pikir, semua akan berjalan secara ideal," urai Said Usman.
Tetap Urus Data, Bedanya Kini 'Naik Kelas'
Asriani, Komsioner KPU Provinsi Sulawesi Barat periode 2023-2028 dipercaya untuk menangani divisi perencanaan, data dan informasi. Segmen yang sama yang ia lakoni selama mengabdi di KPU Kabupaten Mamuju selama ini.
Baginya, nyaris tak akan ada perbedaan yang begitu nyata antara perannya di KPU Kabupaten dengan apa yang akan dilakukannya di posisinya sekarang. Berbekal pengalaman dan kinerja yang telah ia miliki, Asriani optimis tahapan pelaksanaan Pemilu tahun 2024 bakal berjalan baik.
"Tetap sama dengan apa yang selama ini saya kerjakan di Kabupaten Mamuju. Hanya saja, bedanya kini ibaratnya naik kelas," begitu kata Asriani.
Untuk informasi, saat ini para Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Barat periode 2023-2028 bersama parak komisioner terpilih lainnya sedang dalam masa orientasi. Oleh KPU RI, orientasi tugas tersebut dipusatkan di markas Resimen Induk Kodam Jaya (Rindam Jaya) TNI AD, Jakarta Timur. (Naf/A)