KPU Mamuju Masih Temui Kendala Pada Pemutakhiran Data Pemilih
MAMUJU--KPU Mamuju rupanya masih menemui beragam masalah dalam hal pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu 2019. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) Pemilu 2019 di hotel pantai Indah Mamuju, Kamis (8/11) kemarin.
Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang membeberkan ragam kendala yang masih ia temui itu. Misalnya Kartu Keluarga (KK) yang ganda. Bahkan ditemukan data pemilih yang sudah meninggal naun masih tercover di Daptar Pemilih Tetap (DPT).
Peran aktif masyarakat yang masih minim juga jadi kendala tersendiri dalam upaya KPU memutakhirkan data pemilih. Padahal, kata Hamdan, pihaknya sudah melakukan sosialiasi dengan mendatangi sekolah, Perguruan Tinggi, kantor pemerintahan hingga pasar.
"Ini menjadi kendala kita, padahal kesuksesan Pemilu tak terlepas dari peran dan tanggungjawab kita bersama," ungka Hamdan Dangkang.
Atas persoalan tersebut, Hamdan berharap, Rapat Koordinasi GMHP tersebut bisa meretas segala permasalahan dalam upaya pemutakhiran data pemilih. Terlebih rapat tersebut turut dihadiri pihak Dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) dan beberapa pihak terkait lainnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulawesi Barat, Sulfan Sulo ikut mengapresiasi atas terselenggaranya rapat tersebut. Kata dia, pertemuan tersebut bisa jadi ajang untuk saling berkoordinasi antara penyelenggara Pemilu demi menyelamatkan hak pilih masyarakat.
"Utamanya kepada pemilih pemula untuk melakukan perekaman e-KTP," begitu kata Sulfan Sulo. (*/Naf)









