Gubernur Sulbar Minta Nelayan Upgrade Pengetahuan

Wacana.info
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar saat Membuka Forum Kenelayanan. (Foto/Humas Pemprov Sulbar)

MAMUJU--Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar meminta para nelayan untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan dalam upaya memaksimalkan pemanfaatan sumberdata kelautan yang ada.

Hal itu disampaikan Ali saat membuka forum kenelayanan Sulawesi Barat di ball room d'Maleo hotel Mamuju, Selasa (5/11). Di hadapan peserta forum kenelayanan, Ali Baal mengatakan, diksi 'kebangkitan' yang dijadikan tema pada forum kenelayanan adalah hal yang kurang tepat. 

Kata dia, kebangkitan nelayan idealnya sudah digelorakan sejak dahulu kala. Saat ini, menurut Ali, hal yang paling penting dalam untuk segera dilakukan adalah dengan merevitalisasi pola pemanfaatan sumberdaya kelautan.

"Meningkatkan kualitas dan kuantitas perikanan kita. Jadilah pelaut yang profesional, berpendidikan dan harus bisa bersinergi serta mampu menyesuaikan dengan kemampuan nelayan-nelayan yang ada di luar negeri. Apalagi akan banyak investasi yang akan masuk khususnya di sektor perikanan," urai Ali Baal Masdar.

Penyerahan Bantuan Fasilitas Kepada Nelayan di Forum Kenelayanan Sulbar. (Foto/Manaf Harmay)

Merevitalisasi pola pemanfaatan sumberdaya kelautan bisa diartikan sebagai mekanisasi sistem penangkapan yang selama ini bisa dibilang masih sangat tradisional. 

"Tidak hari ini langsung jadi. Tapi tetap dilakukan pembinaan yang secara terus menerus kepada nelayan kita. Saya amati selama ini, saya juga pelaut dulu waktu SMA, saya melihatnya keluar menangkap dekat-dekat saja. Nah ini harus dimaksilkan," urai Ali Baal Masdar.

Petakan Masalah dan Temukan Solusinya

Forum kenelayanan Sulawesi Barat yang diinisasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Sulawesi Barat itu mendudukkan sejumlah pembicara utama. Mereka masing-masing, Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Parman Parakkasi, Ketua Forum CSR kesos Sulawesi Barat, Naharuddin, Direktur Pengelolaan Sumberdaya Ikan, KKP, Syahril Abdul Rauf, ketua Bidang Pengembanan Usaha dan Pengabdian Masyarakat, Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (Ispikani), Ir Yulistyo, serta Ketua Ispikani Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki.

Gubernur Sulbar Saat Mengecek Bantuan Kendaraan Bermotor bagi Kelompok Nelayan. (Foto/Humas Pemprov Sulbar)

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Sulawesi Barat, Syamsul Ma'arif menjelaskan, forum kenelayanan Sulawesi Barat itu adalah pengejewantahan visi misi Gubernur provinsi Sulawesi Barat dalam mensejahterakan masyarakat, khususnya nelayan.

"Kegiatan ini untuk memfasilitasi keinginan semua stakeholder perikanan di Sulbar menuju kebangkitan nelayan Mandar. Forum ini pun akan dijadikan momentum untuk menampung saran dan pendapat para pemerhati kelautan dan perikanan, sekaligus mencari solusi dari ragam kendala yang selama ini masih ditemukan," ujar Syamsul Ma'arif.

Forum kenelayanan Sulawesi Barat, sambung Syamsul Ma'arif, juga dijadikan wadah utama dalam hal menciptakan sinergitas program pembangunan sektor kelautan dan perikanan dari pusat hingga ke daerah.

"Untuk memperoleh literasi yang lengkap tentang kebijakan sektor perikanan baik dari pusat hingga ke daerah. Utamanya program yang digalakkan oleh Gubernur dan visi misnya. Diharapkan juga akan lahir rekomendasi yang bisa dijadikan rujikan utama dalam membentuk kebijakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di hari-hari selanjutnya," tutup Syamsul Ma'arif. 

Masih di kegiatan yang sama, pemerintah provinsi Sulawesi Barat juga menyerahkan sejumlah bantuan fasilitas kelautan dan perikanan kepada kelompok nelayan yang ada di Sulawesi Barat. Mulai dari kendaraan roda dua, roda empat hingga sederet bantuan lainnya. (Naf/B)