Smile Train Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Majene

Wacana.info
(Foto/Chaliq)

MAJENE--Organisasi amal, Smile Train, bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene menggelar operasi bibir sumbing dan celah langit-langit, Jumat (26/10).

Deasy Larasaty, Program Director dan Country Manager Smile Train menjelaskan, kegiatan perdanaa Smile Train di Majene itu digelar dengan membuka ruang sebesar-besarnya tanpa membatasi jumlah penderita bibir sumbing dan celah langit-langit yang ingin dioperasi.

"Di Majene saat ini pihak kami baru menerima 35 orang yang telah mendaftarkan diri untuk dioperasi," kata Deasy.

Ia menambahkan, kegiatan serupa juga digelar dari Sabang sampai Merauke, khususnya bagi keluarga yang berlatarbelakang ekonomi kurang mampu.

Perempuan yang juga seorang dokter itu mengatakan, selain tim medis dari RSUD Majene, Smile Train juga mengikutsertakan tim dokter spesialis bedah dari Jakarta. Seperti dr Yanto, dan ahli anastesi dr Windi. 

Deasy berharap, akan lebih banyak lagi pasien dengan kondisi serupa dapat diberikan pertolongan. Sebab, kata dia, setelah program ini berjalan, masih ada program lanjutan di masa mendatang.

"Masih banyak yang mungkin belum mengetahui informasi ini. Sekiranya rekan-rekan media bisa membantu memberitakan kepada masyarakat," cetusnya.

Sementara itu, Bupati Majene, Fahmi Massiara mengapresiasi aksi sosial yang diinisiasi oleh Smile Train di Majene. Fahmi berharap, banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat khususnya pemulihan bibir sumbing dan celah langit-langit.

"Dengan operasi ini, rasa percaya diri akan terbangun dengan baik. Kami sangat berterima kasih," ujar Fahmi saat berkunjung ke RSUD Majene.

Jadwal operasinya sendiri dilaksanakan pada Jumat, 26 Oktober 2018, pukul 14.00 Wita di RSUD Majene. Dilanjutkan dengan screaning pada hari Sabtu dan Minggu. Kondisi pasien akan di pantau hingga dinyatakan pulih. (Rumi/Naf)