Mamuju Run 2026; Sinergi Olahraga, Keselamatan Peserta, dan Pendorong Ekonomi Lokal
MAMUJU — Event lari tahunan Mamuju Run kembali hadir tahun 2026 ini. Tampil dengan wajah baru dan jangkauan partisipasi yang lebih luas.
Lebih dari sekadar wadah kebugaran dan gaya hidup sehat, Mamuju Run tahun ini dirancang sebagai ajang inklusif yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mengedepankan standar keselamatan tinggi.
Kategori yang Lebih Beragam
Berbeda dari penyelenggaraan Mamuju Run tahun sebelumnya yang hanya menghadirkan dua kategori lomba, Mamuju Run 2026 bakal menghadirkan keberagaman pilihan. Dari kategori 10 kilometer (10K) umum, kategori 5 kilometer (5K) yang terbagi menjadi kelompok umum dan pelajar, serta kids race yang dikhususkan bagi anak-anak.
Founder Mamuju Run, Ibnu Abadi menjelaskan, penambahan kategori ini bertujuan untuk menumbuhkan minat olahraga sejak dini sekaligus memperluas partisipasi masyarakat, termasuk anak-anak berusia 5 hingga 12 tahun.
"Khusus untuk kategori Kids Race, peserta akan menempuh jarak 400 Meter yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 7 sore mulai pukul 16.00 WITA hingga menjelang magrib," ucap Ibnu Abadi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (01/11).
Panitia Mamuju Run Terus Mempersiapkan Diri Menuju Pelaksanaan Event. (Foto/Istimewa)
Pelaksanaan kategori khusus anak-anak itu sengaja dipisahkan dari kategori lainnya guna menghindari potensi kejadian yang tidak diinginkan serta menjaga keselamatan peserta anak-anak.
Peserta Membludak, Pengambilan Race Pack Diperpanjang
Tingginya minat masyarakat terhadap event ini terlihat dari terpenuhinya seluruh slot peserta di semua kategori. Ketua panitia Mamuju Run 2026, Rafiul Arsa mengungkapkan, jumlah peserta tahun ini berada di angka 3.500 hingga 4.500 orang. Untuk melayani ribuan peserta tersebut sekaligus mengantisipasi kepadatan antrean, panitia memperpanjang durasi pengambilan race pack menjadi tiga hari, yakni dari Kamis hingga Sabtu, tanggal 5–7 November 2026.
"Diatur secara bertahap mulai dari sore hingga malam hari. Pengambilan pada hari Sabtu dibatasi hingga pukul 18.00 WITA karena panitia harus bersiap menghadapi pelaksanaan seluruh kategori lomba pada hari Minggu," tutur Rafiul Arsa.
Panitia Mamuju Run mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada terhadap transaksi pendaftaran di luar akun resmi guna menghindari kerugian, mengingat kuota pendaftaran telah resmi ditutup.
Fokus pada Keselamatan Peserta
Keselamatan peserta pun ditempatkan sebagai salah satu prioritas utama dalam perhelatan ini. Ibnu Abadi menguraikan, pihaknya telah mendapatkan dukungan penuh dari Rumah Sakit Bhayangkara, PSC, Poltekkes, serta berbagai pihak lainnya untuk memperkuat kesiapan pelayanan medis.
"Selain kesiapan tenaga medis di lapangan, kami mengimbau kepada para pelari agar memperhatikan kondisi fisik, menjaga asupan gizi, serta memastikan waktu istirahat yang cukup guna menghindari kelelahan atau dampak buruk dari kurang tidur menjelang hari perlombaan," tutur Ibnu Abadi.
Dongkrak Perekonomian Daerah
Tak hanya berfokus pada aspek olahraga dan kesehatan, Mamuju Run 2026 turut memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal khususnya di Kabupaten Mamuju. Lewat kolaborasi antara Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Barat dan Polda Sulawesi Barat, ajang ini menyediakan ruang bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka.
Memastikan Kesiapan Rute bersama Jajaran Polda Sulbar. (Foto/Istimewa)
Para pelaku usaha diberikan kesempatan berjualan mulai tanggal 5 hingga 8 November 2026, dengan batas waktu aktivitas hingga pukul 11.00 WITA. Setelahnya, kawasan kegiatan akan langsung ditertibkan dan dikembalikan ke kondisi semula oleh panitia.
Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sulawesi Barat, Muh. Zulfikar Suhardi menyebut, perpaduan antara semangat hidup sehat, perlindungan keselamatan yang ketat, pelibatan anak-anak, hingga pemberdayaan ekonomi lokal, Mamuju Run 2026 diharapkan mampu meninggalkan kesan positif sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pergerakan ekonomi dan budaya olahraga di Kabupaten Mamuju.
"Mamuju Run bukan lagi sekadar ajang adu kecepatan atau gaya hidup sehat semata, melainkan instrumen strategi pengembangan ekonomi daerah. Dengan mengawinkan konsep olahraga dan pariwisata, kami berupaya mengemas event ini agar memiliki daya tarik yang berkesinambungan. Kita berharap, setiap langkah kaki para pelari di jalanan kota tidak hanya membawa kebugaran fisik, tetapi juga meninggalkan jejak kesejahteraan bagi masyarakat lokal," demikian Muh. Zulfikar Suhardi.
Mamuju Run tahun 2026 sendiri bakal digelar Minggu, 8 November 2026. Novia Bachmid serta sederet artis kenamaan lainnya akan jadi garansi kemeriahan event lari terbesar di Sulawesi Barat itu. (*/Naf)









