Muhammad Rahmat: Intinya Harus ke Lapangan
MAMUJU--“Jadi kami sengaja mengundang dan menghadirkan Satgas Stunting dan pendamping PKH Kabupaten Mamuju untuk mengetahui data mereka terkait kemiskinan di Mamuju melalui PKH dan Satgas Stunting mengenai data dan pemetaan penderita stunting di Sulawesi Barat,”. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Rahmat saat memimpin rapat dengan Satgas stunting dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Mamuju, Rabu (1/03) kemarin.
Pada kesempatan itu, Muhammad Rahmat menyebut, rapat tersebut merupakan tindaklanjut atas perintah atau arahan Pj Gubernur Sulawesi Barat, Akmal Malik ke masing-masing OPD pasca kunjungan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin di Mamuju beberapa waktu lalu. Langkah strategis untuk ketersediaan data kemiskinan, dan data stunting, termasuk data keluarga yang berisiko stunting jadi salah satu poin penting sebagai hasil dari agenda hari itu.
Satgas stunting dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Mamuju. (Foto/Istimewa)
"Termasuk dari PKH juga, dan kami akan menyurat ke PK22 BKKBN untuk meminta data agar kita segera melakukan aksi dan segera turun ke lapangan,” ucap Muhammad Rahmat dalam keterangan tertulis yang diterima WACANA.Info.
Poin strategis lainnya, sambung mantan Kepala DPM PTSP Sulawesi Barat itu adalah dengan lebih mengintensifkan lagi pertemuan dengan pihak terkait. Penting untuk tetap mengevaluasi setiap langkah yang diambil dalam upaya penanganan stunting, termasuk ikhtiar dalam menurunkan angka kemiskinan.
“Intinya kita harus turun ke lapangan. Tapi kita awali dengan data yang riil. Jadi kita akan rutin juga melakukan pertemuan dengan melibatkan berbagai pihak,” begitu kata Muhammad Rahmat.
Turut hadir pada pertemuan tersebut masing-masing Staf Ahli Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Hamzih yang jua koordinator tim yang ditunjuk Akmal Malik untuk menangani persoalan kemiskinan di Sulawesi Barat. Juga hadir juga Satgas stunting Sulawesi Barat, Hastuti Indriani, Koordinator PKH Kabupaten Mamuju, Irham, Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos Sulawesi Barat, Idham Halik, Kabid Linjamsos Dinsos Sulawesi Barat, Surdin, Koordinator dan Anggota Satgas Stunting Sulawesi Barat serta sejumlah pendamping PKH Kabupaten Mamuju. (ADV)










