KKMSB Papua dan Paguyuban Nusantara Tuntut Keadilan Bagi Yus Yunus

MAMUJU--Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Papua, bersama sejumlah paguyuban nusantara yang ada di bumi cendrawasih itu menggelar pertemuan dengan Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw di aula Polresta Jayapura, Senin (2/03).
Berdasarkan laporan yang diterima dari Ketua KKMSB Papua, AKBP Nurhabri, ketua umum KKMSB, Muhammad Asri Anas membeberkan sejumlah poin penting yang dihasilkan dari pertemuan tersebut. Salah satunya, kata Asri, komitmen Kapolda Papua untuk dengan segera mengusut tuntas kasus penganiayaan yang merenggut nyawa Yus Yunus, sopir truk asal Polman di kabupaten Dogiyai, provinsi Papua beberapa waktu lalu.
"Pertama, Kapolda dalam satu atau dua hari ini akan kembali ke Dogiai untuk mengecek langsung proses penanganan kasus tewasnya Yus Yunus. Kedua, Kapolda berjanji akan melakukan penangkapan dan memproses semua pelaku pengeroyokan yang ada di dalam video dan teridentifikasi terlibat," beber Asri Anas kepada WACANA.Info, Senin (2/03).
Komitmen Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw untuk memproses semua aparat kepolisian yang terbukti melakukan pembiaran atas kasus tersebut juga jadi salah satu poin penting yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut.
"Dalam minggu ini semua anggota polisi di lapangan akan diproses. Kapolda juga dengan segera akan menarik Kapolsek untuk dilakukan pemeriksaan akan kelalaian tugas," sambungnya.
Menurut Asri, koordinator paguyuban Nusantara, H Jinaedi yang ketua kerukunan Jawa Madura itu telah memberi ultimatum kepada pihak kepolisian di Papua agar menepati beberapa catatan penting disepakati tersebut.
"Apabila Kapolda tidak segera ada progres, maka akan dilakukan aksi besar-besaran paguyuban Nusantara di Papua dalam bentuk turun jalan melaksanakan demo untuk menuntut keadilan," tutup Muhammad Asri Anas. (Naf/A)