‘Kotak Suara Itu Bukan Kardus Biasa’

Wacana.info
Ketua Bawaslu Sulbar. (Foto/Manaf Harmay)

MAMUJU--Bawaslu menganggap, penggunaan kardus sebagai bahan utama dari kotak suara pada Pemilu 2019 bukan hal yang mesti dikhawatirkan. Ketua Bawaslu Sulawesi Barat, Sulfan Sulo menjelaskan, kardus yang digunakan untuk kotak suara itu bukan kardus biasa.

"Saya lihat kardusnya itu bukan kardus biasa," sebut Sulfan kepada WACANA.Info, Senin (17/12).

Dijelaskan Sulfan, kekhawatiran berbagai pihak akan besarnya potensi kecurangan di Pemilu 2019 akibat penggunaan kotak suara berbahan kardus itu mestinya disuarakan sejak jauh hari. Apalagi, kata Sulfan, penggunaan kardus untuk kotak suara juga telah digunakan di berbagai momentum politik sebelumnya.

"Prinsipnya, ini kan sudah disepskati di level pusat. Kalau masalah kecurangan, biar pakai apa juga kalau memang mau curang, pasti memungkinkan. Tinggal kita memperkuat jajaran pengawas saja di berbagai tingkatan, bagaimana mereka memperkuat sistem pengawasan tersebut," sambung Sulfan.

Sulfan Sulo yang mantan Komisioner KPU Majene itu menegaskan, dirinya telah menginstruksikan kepada seluruh perangkat pengawas di berbagai tingkatan untuk tetap bekerja maksimal. Kata dia, petugas pengawas di TPS diwajibkan untuk mengantongi berbagai jenis demi jalannya Pemilu yang berlangsung fair.

"Saya suda instruksikan kepada pengawas di lapangan supaya berbagai dokumen pentimng itu dimiliki oleh teman-teman di lapangan. Misalnya C1 itu supaya difoto. Termasuk absensi di TPS. Itu penting supata kita tahu berapa uumlah pemilih yang nantinya akan disesuaikan dengan jumlah suara yang ada di TPS tertentu," urai Sulfan Sulo.

Di sisi lain, Sulfan pun berharap peran aktif masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan Pemilu 2019. Kata Sulfan, sistem pengawasan yang dilakukan masyarakat bakal efektif untuk meminimalisir potensi kecurangan di Pemilu nanti.

"Kami pun akan tetap memastikan bahwa logistik Pemilu yang berbergerak dari TPS ke PPK itu tetap akan dikawal oleh teman-teman pengawas. Apalagi pihak kepolisian juga akan ikut mengawasinya," cetus Sulfan.

"Kami berharap teman-teman KPU memastikan diri untuk bekerja sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan pungut hitung. Dan kami juga akan tetap memastikan bahwa teman-teman KPU bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkas Sulfan Sulo. (Naf/A)