Buka Peluang Kolaborasi dengan AS, Suhardi Duka: Itu Kebijakan Pemerintah Pusat
MAMUJU–Sektor pendidikan dan kesehatan jadi dua segmen utama yang dibahas dalam pertemuan Gubernur Suhardi Duka dengan Konsul Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, John McDaniel di Mamuju, Rabu (21/10). Peluang kerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat itu pun terbuka.
Pertemuan tersebut berlangsung sebelum Suhardi Duka bertolak ke Jakarta untuk memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto. Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda Maulana turut mendampingi gubernur dalam pertemuan itu.
Selain pendidikan dan kesehatan, diskusi juga menyinggung peluang kerja sama terkait mineral kritis, termasuk thorium, uranium, dan logam tanah jarang (LTJ).
Tentang peluang kerja sama itu, Gubernur Suhardi Duka menegaskan, pembahasan mengenai mineral merupakan kewenangan pemerintah pusat.
"Tapi itu kan kebijakan (Pemerintah) pusat ya," beber Suhardi Duka.
Menurut Suhardi Duka, penjajakan tersebut akan ditindaklanjuti untuk melihat bentuk kerja sama yang memungkinkan dikembangkan bersama pihak Amerika Serikat.
Bidang pendidikan dan kesehatan menjadi perhatian utama dalam komunikasi awal tersebut. Poin yang dinilai sejalan dengan misi Pancadaya gubernur dalam mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.
Rencana tindak lanjut melalui kunjungan ke Surabaya dan pembahasan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) diharapkan dapat memperjelas ruang lingkup, bentuk program, serta mekanisme kerja sama yang dapat dijalankan.
“Pada prinsipnya kita ingin mengambil peluang kerja sama untuk pendidikan dan kesehatan. Nanti kemungkinan akan saya tindak lanjuti. Saya akan ke Surabaya untuk membuat MoU dengan mereka,” tutup Suhardi Duka. (*/Naf)









