Ramadan, Omzet Air Galon Menurun
MAMUJU--Usaha air minum isi ulang di bulan ramadan 2017 ini tak menunjukkan tanda-tanda positif. Omzetnya cenderung menurun ketimbang hari-hari di luar bulan suci.
Appang, salah seorang karyawan di salah satu depot air minum isi ulang di Padang Baka, Mamuju mengungkapkan, sejak memasuki bukan Ramadan, permintaan air minum kemasan galon menurun dari hari-hari biasanya.
"Sekarang, tidak cukup mi 30 galon saya antar. Kalau hari biasa bisa sampai 70-80 galon yang saya antar," sebut Appang saat ditemui di sela-sela aktivitasnya, Kamis (1/06).
Meski begitu, Appang mengaku situasi seperti ini belum menimbulkan kerugian berarti bagi usahanya.
Terpisah, Rajab, salah seorang pengantar air kemasan galon lainnya juga menyebut, jumlah pesanan air galon yang kini ia terima menurun hingga 50 Persen.
Menurutnya, depot air galon tempanya ia bekerja di jalan Soekarno Hatta Mamamuju sebelumnya dapat melayani permintaan 100 sampai 120 galon per hari. Kini paling tinggi 40 galon saja.
"Yah, begitu memang kalau bulan puasa," katanya.
Kondisi tersebut diakui Rajab berdampak pada pendapatannya yang juga menurun.
"Ikhlaskan saja. Mudah-mudahan kita dapat berkah di bulan suci ini," begitu kata Rajab. (Keto/B)









