Jalan Terjal Tuntutan Perawat Kontrak dan Sukarela

Loading the player...

Tiga poin utama yang menjadi tuntutan perawat tenaga kontrak dan sukarela di Mamuju belum juga mendapatkan titik terang. Pertemuan kedua dengan DPRD serta eksekutif di ruang paripurna DPRD Mamuju belum juga menghasilkan apa-apa. Tuntutan ratusan perawat tenaga kontrak dan sukarela dari 22 Puskesmad dan 1 Rumah Sakit di Mamuju ini belum juga diakomodir.

Contohnya Kenaikan Upah Layak sesua UMR sudah tidak bisa diupayakan lagi, sebab dokumen APBD Mamuju 2019 sudah dalam tahap asistensi dan Kemampuan APBD Mamuju Tahun 2019 tidak akan mampu mengakomodir kenaikan upah itu. Mendengar penjelasan pihak eksekutif, ratusan perawat kontrak dan sukarela ini terlihat kecewa. Mereka pun akhirnya meninggalkan gedung DPRD Mamuju dengan sikap kembali “ISTIRAHAT” melakukan pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit.

Merespon Hal itu, Ketua DPRD Mamuju, Suraidah Suhardi menjelaskan, pihaknya tetap akan mengawal apa yang menjadi aspirasi para ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di atas. Senin pekan depan, kata Suraidah, pihaknya akan kembali mengagendakan pertemuan lanjutan dengan eksekutif untuk mencari jalan keluar dari peliknya persoalan tersebut.(Naf/Keto/Uci)

KOMENTAR