Honorarium Nakes Covid-19 Belum Dibayar, Ini Kata Ketua DPRD Sulbar

Wacana.info
Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi. (Foto/Istimewa)

MAMUJU--Persoalan honorarium Tenaga Kesehatan (Nakes) Covid-19 kembali mengemuka. Belakangan jadi perhatian Ketua DPRD Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi.

Dtemui di kediaman pribadinya, Selasa (8/06) sore, Suraidah Suhardi menilai, perlunya semua pihak untuk mendorong komunikasi yang jauh lebih efektif di internal eksekutif yang memang menangani pembayaran tersebut. Semua pihak mesti duduk bersama, menurut dia.

"Kita harus melihat secara menyeluruh. Baik itu kondisi di lapangan maupun mekanisme yang mengatur hal tersebut," ucap Suraidah. 

Masih oleh politisi cantik Partai Demokrat itu, pihaknya sudah melakukan komunikasi awal dengan instansi terkait. Ia pun melihat ada indikasi persolan miskomunikasi.

"Kemungkinan antara pihak dinas-nya dan bagian keuangan. Apalagi ada aturan baru yang membatasi juga. Jadi, memang harus ada pertemuan untuk mengurai bagaimana pola pencairan honor itu. Seperti apa, supaya bisa cair," urai dia.

DPRD, kata dia, bakal tetap melakukan intervensi. Sebab persoalan ini juga menyangkut masalah kemanusiaan. DPRD dalam hal ini bakal duduk di posisi menengahi. Meluruskan problem di lapangan.

"Para Nakes kami harap bersabar. Kita akan kawal. Apa yang menjadi tanggung jawab pemerintah, Insya Allah kita tunaikan. Kita juga tidak mau rakyat, utamnya Nakes ini merasa diabaikan," simpul Suraidah Suhardi. (Naf/B)