Tri Zulkarnain Berlabuh di Demokrat: ‘Dejavu Kerinduan Rakyat atas Kepemimpinan SBY’

Wacana.info
Tri Zulkarnain Ahmad Menerima KTA Partai Demokrat dari Ketua IMDI Sulsel. (Foto/Istimewa)

MAKASSAR--Akademisi Unika Mamuju, Tri Zulkarnain Ahmad resmi jadi kader partai Demokrat. Kepada WACANA.Info, pria yang gemar sepakbola ini mengaku punya pertimbangan tersendiri hingga keputusannya berlabuh ke partai berlambang bintang mercy itu bulat.

Bukan di Sulawesi Barat, Tri Zulkarnain resmi jadi kader Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Selatan. Kata dia, dinamika politik khususnya di kota Makassar, partai Demokrat di mata Tri Zulkarnain adalah partai yang stabil dan selalu turun mengawal dan menyerap aspirasi dari masyarakat.

"Memutuskan memilih demokrat lebih kepada dejavu kerinduan rakyat di kepemimpinan pendiri Demokrat (SBY). Selain itu, menyikapi dinamika politik Sulsel utamanya Makassar, Demokrat lah partai yang selalu stabil dan selalu turun mengawal dan menyerap aspirasi masyarakat," ucap Tri Zulkarnain via WhatsApp, Senin (9/11) malam.

Adalah Zulkifly Tahir yang Ketua Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) Sulawesi Selatan yang secara langsung menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Demokrat kepada Tri Zulkarnain. Meski jadi kader Demokrat Sulawesi Selatan, Tri Zulkarnain merasa tetap bertanggungjawab atas suksesi para 'jagoan' yang diusung Demokrat khususnya di empat Pemilukada di Sulawesi Barat tahun ini.

"Sementara waktu fokus membesarkan partai. Ikut mengawal usungan Demokrat di Sulsel, khusunya Makassar. Untuk Pilkada se Sulbar, kalau diminta mengambil peran, kita pasti akan koordinasi dengan calon yang diusung oleh partai Demokrat," pungkas Tri Zulkarnain Ahmad, putra tokoh pendidikan Sulawesi Barat, Ahmad Taufan itu. (Naf/A)