DPT Pilkada 4 Kabupaten di Sulbar, Mamuju Terbanyak

Wacana.info
Ilustrasi. (Foto/Net)

MAMUJU--Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilukada di empat Kabupaten di Sulawesi Barat telah disahkan. Kabupaten Mamuju jadi daerah dengan jumlah DPT terbanyak. 

Berdasarkan rapat pleno penetapan DPT yang digelar KPU Mamuju pada tanggal 16 Oktober 2020, jumlah DPT di ibu kota Provinsi Sulawesi Barat itu ditetapkan berjumlah 162.218. Terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 82.200, dan pemilih perempuan berjumlah 80.018.

Kabupaten Majene jadi daerah dengan jumlah DPT terbesar setelah Mamuju. Rapat pleno penetapan DPT yang dilaksanakan KPU Majene pada 14 Oktober 2020 mengesahkan 115.091 jumlah DPT untuk Pemilukada Majene tahun 2020. Rinciannya; pemilih laki-laki sebesar 56.425 orang dan perempuan sebesar 58.666 orang.

Lalu ada Kabupaten Pasangkayu dengan jumlah DPT sebesar 95.946. Angka tersebut diputuskan dalam pelaksanaan rapat pleno penetapan DPT yang dilaksanakan KPU Pasangkayu pada tanggal 16 Oktober 2020. Ada pun rinciannya masing-masing pemilih laki-lai sebanyak 49.325 dan pemilih perempuan berjumlah 46.621.

Pleno Penetapan DPT Kabupaten Mamuju. (Foto/Istimewa)

Diantara empat kabupaten di Sulawesi Barat yang ber-Pemilukada tahun ini, Kabupaten Mamuju Tengah jadi daerah dengan jumlah DPT paling sedikit. Berdasarkan rapat pleno penetapan DPT yang diinisiasi KPU Mamuju Tengah pada tanggal 16 Oktober 2020, jumlah DPT di daerah pecahan Kabupaten Mamuju itu ditetapkan sebanyak 80.193, dengan pemilih laki-laki berjumlah 41.138 serta pemilih perempuan sebanyak 39.055.

Komisioner KPU Majene, Muhammad Subhan mengatakan, dibandingkan dengan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditetapkan pada tanggal 7 September 2020 yang lalu, terjadi kenaikan sebesar 90 orang pemilih. hal itu disebabkan karena adanya penambahan  pemilih baru yang belum terakomodir dalam DPS yang sebekumnya telah ditetapkan.

"Jika dibandingkan DPT pada Pemilu tahun 2019 yang jumlahnya sebesar 110.884 orang, terjadi kenaikan jumlah pemilih sebesar 4.207 Pemilih. Hal ini disebabkan karena adanya penambahan jumlah pemilih pemula yang ada di Kabupaten Majene. Dari data yang kami dapatkan dalam DPS, jumlah pemilih pemula yang terdata dalam DPS sebesar 4.091 orang, data ini belum termasuk pensiunan TNI dan Polri," urai Muhammad Subhan, Komisioner KPU Majene divisi perencanaan, data dan informasi itu.

Asriani yang Komisioner KPU Mamuju menambahkan, jumlah DPT yang telah ditetapkan di atas tersebut, berikut rincian DPT di masing-masing kecamatan akan dimumkan mulai tanggal 28 Oktober hingga 6 Desember tahun 2020.

Pleno penetapan DPT Kabupaten Majene. (Foto/Istimewa)

"Selanjutnya, penyampaian DPT ke PPS mulai tgl 17 sampai 26 Oktober dan pengumuman DPT oleh PPS mulai tanggal 28 Oktober sampai dengan 6 Desember tahun 2020. Itu akan diumumkan di kantor desa/kelurahan, sekretariat RT/RW hingga di tempat publik lainnya," beber Asriani.

Asriani yang Komisioner KPU Mamuju divisi perencanaan, data dan informasi itu mengungkapkan, terdapat perubahan data dari total Daftar Pemilih Sementara (DPS) dengan jumah DPT yang ditetapkan. Bertambah hingga 1.699.

"DPS sebanyak 160.519 ke DPSHP/DPT berjumlah 162.218. Wajar ada kenaikan sebab pasca penetapan DPS ada tahapan pengumuman dan tanggapan masyarakat terhadap DPS. Tahapan itu sejak tanggal 19 hingga 28 September 2020. Artinya ada ruang penambahan pemilih baru yang luput dari Coklit, pemilih TMS dan pemilih ubah data," sambung Asriani.

Menurut Asriani, jumlah DPT yang ditetapkan itu akan dijadikan rujukan utama dalam hal pengadaan logistik keperluan pelaksanaan Pemilukada Mamuju tahun 2020. 

"Sudah final berdasarkan tahapan. Karena penetapan jumlah DPT menjadi acuan pengadaan logistik, seperti kesediaan surat suara," demikian Asriani. (Naf/B)